Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penjaga Pantai Di Gaza
Dream - Di dunia yang jauh dari kemewahan dan glamor macam film 'Baywatch', penjaga pantai atau lifeguard asal Gaza tak pernah lelah melakukan tugasnya meski kotanya sedang diamuk perang.
" Saya hanya mencintai dua hal dalam hidup saya: pekerjaan penyelamatan dan orang-orang," kata Mohammad Bar, 21 tahun, dengan mata menyusuri cakrawala dari menara pengawas.
" Saya memiliki banyak kenangan indah bersama laut. Laut adalah seluruh hidup saya. Itu adalah teman, saudara, keluarga dan segalanya bagi saya."
Berbekal peluit dan flippers, dia terus menatap cakrawala saat sekelompok anak muda berenang di antara gelombang.
Berharap kehidupan pantai kembali normal, tapi selama perang tujuh minggu, Bar masih setia bekerja sebagai satu-satunya penjaga pantai di kala gencatan senjata berlangsung.
Di menara pengawas reyot yang terbuat dari kayu, Bar menggantungkan pelampung miliknya dengan tulisan 'Baywatch' di atasnya. Bar sendiri mengaku belum pernah menonton serial tersebut.
Bar suka jet ski, katanya, tetapi blokade delapan tahun Israel terhadap Gaza dan kurangnya uang membuatnya harus menahan diri.
" Laut adalah satu-satunya tempat di Gaza di mana orang bisa bernapas. Kami berada dalam penjara besar," katanya.
Gaji Bar yang hanya US$255 belum dibayar selama tiga bulan karena Hamas, sebagai penguasa Gaza, telah kehabisan uang tunai. Bantuan dari Mesir sudah dihentikan setelah rezim baru di sana menghancurkan terowongan-terowongan yang biasa digunakan untuk menyelundupkan uang.
" Dalam situasi yang normal harus ada tujuh penjaga tapi sekarang aku satu-satunya yang tersisa," katanya.
" Mereka tidak bisa datang karena situasi keamanan. Perang membuat orang takut." Rata-rata, ia menyelamatkan orang 3-5 kali dalam seminggu. Penyelamatan terakhirnya hanya beberapa hari yang lalu.
Bar menjadi penjaga pantai ketika ia berusia 16 setelah menyaksikan tetangganya, Nasser, tenggelam di laut. Dia bersumpah hal itu tidak akan pernah terjadi lagi.
Tapi tak ada yang bisa dilakukan Bar untuk menghentikan perang.
Rumahnya di Zeitun di tenggara Kota Gaza hancur dalam pertempuran dan kini dia tinggal di rumah pamannya. Bar terpaksa berhenti mengajar renang yang biasa dilakukannya setiap tiga pagi seminggu.
Lebih dari 2.140 warga Palestina terbunuh selama 50 hari perang di Gaza yang berakhir pada hari Selasa ketika gencatan senjata jangka panjang mulai berlaku. Sekitar 11.000 orang terluka dan lebih dari setengah juta menjadi pengungsi, sementara ratusan rumah hancur total.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya