Nasib Kobra yang Patuk Dewa si Pawang Ular Hingga Meninggal

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 13 Juli 2018 18:00
Nasib Kobra yang Patuk Dewa si Pawang Ular Hingga Meninggal
Sebelum meninggal dunia, Dewa berpesan kepada keluarga tentang ular kobra yang telah mematuknya.

Dream - Sebelum meninggal dipatuk kobra, pawang ular asal Kalimantan Barat, Rizky Ahmad alias Dewa (19), berwasiat kepada keluarga agar tidak membubuh ular peliharaannya itu. Setelah Dewa meninggal pada 12 Juli silam, keluarganya pun melaksanakan wasiat tersebut.

Sang ayah, Ahmad Fauzi (58), mengatakan bahwa ular yang mengigit putranya sudah dilepasliarkan. Fauzi mengatakan ular tersebut dilepas pada Rabu malam, 11 Juli 2018, sekitar pukul 22.39 WIB, sebelum Dewa meninggal dunia.

" Ini sesuai dengan wasiat almarhum saat masih di UGD RSUD Dorrys Silvanus ketika mendapat perawatan usai digigit ular peliharaannya," ucap Fauzi, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 13 Juli 2018.

Setelah melepas ular tersebut, keluarga berharap tubuh Dewa menunjukkan tanda-tanda membaik. " Tapi ternyata tidak, dan sekitar pukul 02.30 WIB, dia sudah menghadap Sang Pencipta," ucap Fauzi.

Ular Kobra itu dilepas di belakang rumah Dewa, tepatnya di kawasan Danau Rangkas. Di tempat itu pula, Dewa menemukan ular tersebut.

Kini, Fauzi sudah mengikhlaskan kepergian Dewa. " Tapi saya menyesal karena belum sempat membahagiakan dia," ucap Fauzi

Sumber: Liputan6.com/ Rajana K.

1 dari 4 halaman

Bisikan Ayah Antar Meninggalnya Pawang Ular Muda

Dream - Pawang ular yang sempat koma karena digigit Kobra, Rizky Ahmad alias Dewa, akhirnya meninggal pada Kamis sore, 12 Juli 2018. Dia kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum di Jalan Tjilik Riwut Km 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Keluarga sempat berusaha menyembuhkan Dewa menggunakan pengobatan tradisional. Tetapi, Dewa hanya mampu bertahan selama tiga hari usai dinyatakan meninggal oleh pihak RSUD dr Doris Sylvanus pada Senin pagi, 9 Juli 2018.

Sang ayah, Ahmad Fauzi, bercerita saat-saat terakhir sebelum anaknya dimakamkan. Fauzi mengaku sama sekali tidak mendapat kabar anaknya dalam keadaan koma.

Dia mendapatkan informasi Dewa koma justru dari televisi. Tidak ada satupun keluarga yang menghubunginya.

" Saya sebenarnya tidak mendapatkan informasi bahwa Rizky (Dewa) koma, sebab pihak keluarga tidak ada yang menghubungi saya," ujar Fauzi, dikutip dari jpnn.com, Jumat, 13 Juli 2018.

2 dari 4 halaman

Penyesalan Sang Ayah

Fauzi memang tinggal tidak serumah dengan anaknya usai bercerai 15 tahun lalu. Dia mengaku menyesal sempat melarang Dewa memelihara ulat Kobra dan menggunakan hewan itu untuk atraksi.

" Memang sebelumnya Rizky Ahmad pernah bilang bahwa memiliki ular King Kobra. Saya bilang jangan menggunakannya untuk atraksi, sebab sangat berbahaya jika sampai tergigit," kata Fauzi.

Fauzi tiba di rumah duka pada Rabu malam, 11 Juli 2018. Dia mengajak seorang tabib untuk memeriksa dan menyembuhkan Dewa.

3 dari 4 halaman

Bisikan Sang Ayah

Setelah sang tabib berusaha menyembuhkan, tidak ada tanda-tanda kondisi Dewa membaik. Fauzi kemudian membisikkan sesuatu ke telinga anaknya.

" Nak, jika memang kamu masih berumur panjang, maka bangunlah. Jika hendak pulang lebih dulu, maka silakan. Abah sudah ridho, nak," kata Fauzi sembari menitikkan air mata.

Beberapa saat kemudian, kondisi Dewa semakin memburuk. Pada Kamis dini hari pukul 02.30 WIB, Dewa dinyatakan meninggal dunia.

4 dari 4 halaman

Menurut Fauzi, nama anaknya yang sebenarnya hanya Ahmad. Nama Rizky didapat dari keluarga pemuda itu. " Anak saya ini sangat takut yang namanya ayam, namun untuk ular meski beracun dan besar, dia tidak pernah takut sama sekali," ucap dia. Kelu

Menurut Fauzi, nama anaknya yang sebenarnya hanya Ahmad. Nama Rizky didapat dari keluarga pemuda itu.

" Anak saya ini sangat takut yang namanya ayam, namun untuk ular meski beracun dan besar, dia tidak pernah takut sama sekali," ucap dia.

Keluarga juga sudah melepaskan ular Kobra peliharaan Dewa pada Rabu malam pukul 22.30 WIB. Ular itu dilepas di tempat pertama kali ditemukan.

Sumber: jpnn.com

Beri Komentar