Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Radiooasisfm.com)
Dream - Sebuah keluarga di Paraguay terkejut bukan main ketika salah satu anggota mereka yang sudah dinyatakan meninggal dunia pulang ke rumah tiga hari setelah pemakamannya.
Juan Ramón Alfonso Penayo, dari desa Santa Teresa, dekat perbatasan Paraguay dan Brasil, terakhir terlihat meninggalkan rumahnya pada hari Kamis pekan lalu.
Dia tidak memberi tahu siapa pun ke mana tujuannya pergi. Setelah gagal menghubunginya, keluarga pemuda 20 tahun itu melaporkan kepergiannya kepada polisi.
Segera setelah melapor ke polisi, pihak keluarga dibuat terkejut dengan penemuan sesosok mayat yang hangus terbakar di sekitar Santa Teresa.
Polisi meminta keluarga Juan untuk datang ke kamar mayat untuk keperluan identifikasi.
Pihak keluarga memang pantas cemas karena daerah perbatasan sepanjang 700 kilometer antara Paraguay dan Brasil itu menjadi rebutan beberapa kelompok mafia narkoba.
Setelah mendengar berita ada sosok mayat terbakar di daerah tersebut, keluarga Juan semakin merasa cemas.
Mereka segera pergi ke kota Pedro Juan Caballero untuk mengidentifikasi mayat yang ditemukan dalam kondisi gosong itu.
© Dream
Meski tidak mengenalinya wajahnya karena jasad sudah hancur, pihak keluarga berasumsi mayat tersebut adalah Juan. Mereka segera membawa mayat gosong itu pulang ke desa dan segera mempersiapkan pemakaman.
Sesuai tradisi, keluarga Juan mengadakan acara di mana para pelayat datang untuk menyampaikan bela sungkawa.
Namun setelah tiga hari kemudian, Juan pulang ke rumahnya seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
© Dream
Dia malah terkejut melihat kekasih dan keluarganya berkumpul di sekitar sebuah peti mati. Begitu pula dengan kekasih dan anggota keluarganya.
Mereka syok karena melihat pemuda 20 tahun yang telah hilang tiga hari itu pulang dalam kondisi sehat.
Anggota polisi Carlos Ayala mengatakan bahwa mayat yang terbakar itu dibawa kembali ke kamar mayat. Namun mayat gosong tersebut belum diklaim oleh siapa pun.
(Sumber: OddityCentral.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya