Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kemenag Ajak Provider Gratiskan Paket Data Pendidikan Madrasah

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 11 April 2020 16:00
Kemenag Ajak Provider Gratiskan Paket Data Pendidikan Madrasah
Skema kerja sama dengan provider itu bisa dalam bentuk pemberian paket data gratis atau pemberian kuota bagi siswa dan guru.

Dream - Biaya paket data menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan pembelajaran secara online. Melihat kondisi itu, Kementerian Agama (Kemenag) mengkahi kemungkinan menjalin kerja sama dengan provider jaringan internet untuk penyediaan paket data secara gratis.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar mengatakan, pembelajaran secara online di madrasah akan terus dikembangkan.

Kemenag saat ini telah mengembangkan e-learning madrasah. Namun agar pengoperasiannya oleh pihak sekolah dan anak didik bisa optimal perlu sinergi dengan provider.

" Kami tengah menginisiasi kerjasama dengan provider jaringan internet untuk memberikan dukungan paket data bagi siswa madrasah," ucap Umar di Jakarta, baru-baru ini.

Dia mengatakan, skema kerja sama dengan provider itu bisa dalam bentuk pemberian paket data gratis atau pemberian kuota tertentu bagi siswa dan guru madrasah untuk mengakses situs tertentu yang terkait pembelajaran.

1 dari 4 halaman

Digunakan Lebih Awal

" Skema kerjasama ini tentu mengacu pada ketentuan peraturan tentang pengadaan barang atau jasa pemerintah. Ini yang sedang dikaji," ujar dia.

Umar menyebut, e-learning madrasah sedianya akan mulai digunakan mulai tahun ajaran 2020/2021, Juli 2020. Tetapi, seiring pemberlakuan daring dalam pencegahan Covid-19, e-learning sudah digunakan lebih awal, sejak Maret 2020.

" Sampai sekarang sudah 9.561 madrasah, 45.956 guru, dan lebih 420 ribu siswa yang memanfaatkan layanan e-learning madrasah," kata dia.

" Kemenag juga sedang menyusun Modul Pembelajaran Jarak Jauh bagi siswa dan madrasah yang masih terisolir dan mempunyai hambatan jaringan internet di daerahnya," ucap dia.

2 dari 4 halaman

Kemenag Mulai Terapkan e-Learning Madrasah, Apa Saja Fiturnya?

Dream - Kementerian Agama tahun ini mulai menerapkan penggunaan e-Learning Madrasah dalam proses pembelajaran anak didik. Sistem baru ini diharapkan bisa mendorong madrasan berinovasi di bidang teknologi informasi. 

" Saat ini, sudah lebih dari ribuan madrasah dengan puluhan ribu guru dan siswa yang telah menggunakan e-learning madrasah," terang Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar, di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

Menurut Umar E-Learning Madrasah akan membuat para pelajar mendapatkan beragam fitur yang mampu memudahkan mereka mendapatkan informasi serta pembelajaran dengan cepat.

Selain anak didik, terdapat lima pengguna lain yang dapat mengakses e–Learning Madrasah yaitu operator madrasah, guru mata pelajaran, guru bimbingan konseling, wali kelas dan kepala madrasah.

Masing-masing pengguna itu akan memiliki user sendiri untuk masuk ke dalam aplikasi e-Learning Madrasah.

3 dari 4 halaman

Fitur Aplikasi

Lalu apa saja fitur yang terdapat dalam e-Learning Madrasah?

Pertama, Kelas Online.

Fitur kelas online berisi konten mulai dari awal proses pembelajaran, pembuatan standar kompetensi, rencana pelaksanaan pembelajaran(RPP), materi pembelajaran, jurnal guru, pengolahan penilaian harian, ujian berbasis komputer (CBT) hingga pengolahan nilai rapor.

Kedua, Guru Berbagi.

Fitur guru berbagi ini adalah platform yang akan menampung kreativitas guru madrasah di seluruh Indonesia untuk saling berbagi informasi apapun yang bermanfaat. Guru hanya tinggal memposting informasi tersebut dalam kolom dengan mudah. Selain itu, siapapun dapat berkomentar dan memberi masukkan, bahkan menyukai postingan tersebut.

4 dari 4 halaman

Cara Memakainya

Ketiga, Forum Komunitas Madrasah

Dalam e–Learning Madrasah, siswa dan guru dapat dengan mudah berbagi ide dan membuka forum diskusi karena di dalamnya terdapat media sosial untuk saling berkomunikasi antara guru dan siswa. User juga dapat saling berkomentar dan berbagi ide atau gagasan dalam fitur chat.

" e-Learning Madrasah dibuat senyaman mungkin bagi para pengguna agar mampu menarik semangat belajar dengan mudah, cepat dimanapun dan kapanpun," kata Umar.

Untuk dapat mengunduh aplikasi e-Learning Madrasah, ucap Umar, user harus terlebih dahulu melakukan log in sebagai operator madrasah (operator dapat mengunduh pada link https://elearning.kemenag.go.id/). Dalam proses itu, user harus mengunggah Surat Keputusan (SK) sebagai salah satu syarat utama mendapatkan aplikasi e-Learning Madrasah.

" Setelah SK berhasil diunggah, operator harus menunggu SK tersebut disetujui oleh tim dari Direktorat KSKK Madrasah. Jika SK sudah disetujui, operator akan diberikan akses untuh mengunduh aplikasi e-Learning Madrasah," kata dia.

Beri Komentar