Kemenag Susun Direktori Rumah Ibadah Bersejarah

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 3 April 2018 17:01
Kemenag Susun Direktori Rumah Ibadah Bersejarah
Ada nilai-nilai kearifan lokal simbolisasi moderasi agama.

Dream - Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Kementerian Agama kembali membuat terobosan. Lembaga ini bakal menyusun buku direktori rumah ibadah bersejarah di seluruh Indonesia.

" Buku Direktori Rumah Ibadah Bersejarah ini akan dikemas secara menarik dan naratif untuk dibaca oleh stakeholder. Buku disusun dengan gaya bahasa populer dan dilengkapi gambar yang visualistik," kata Kapuslitbang LKKMO M. Zain, di laman kemenag.go.id, Selasa, 3 April 2018.

Dengan penyusunan buku ini diharapkan dapat melestarikan produk budaya seputar agama . Menurut Zain, buku ini akan menjadi unggulan lainnya di bidang khazanah keagamaan. 

Zain mengatakan direktori tersebut akan disusun secara tematis berdasarkan klasifikasi arsitektur dan ornamen vernacular tiap-tiap rumah ibadah bersejarah. " Ornamen tersebut tentu sarat dengan akulturasi budaya dan nilai-nilai kearifan lokal simbolisasi moderasi agama,” ujar Zain.

Kabid Khazanah Keagamaan Kemenag Yasin mengatakan program ini bertujuan tidak hanya melestarikan nilai historis-filosofis, namun juga arkeologis-artistik budaya bangsa.

“ Secara historis rumah ibadah bersejarah mengungkapkan jejak penyebaran agama-agama di Indonesia," kata Yasin.

Selain itu, dalam pendirian rumah ibadah, kata Yasin, ada folklor religi seputar sejarah berdirinya rumah ibadah serta tokoh agama yang humanis dan akulturatif dalam menginternalisasikan nilai-nilai agama secara moderat.

Yasin mengatakan inskripsi keagamaan bertuliskan Aksara Arab seperti di pintu Masjid Sunan Giri ataupun tiang Masjid Pulo Kameng Aceh juga berisikan informasi sejarah berdirinya rumah ibadah. Kondisi ini yang menambah keunikan dan khazanah budaya rumah ibadah bersejarah.

(Beq)

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-