Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Presiden AS Donald Trump Berbisik Kepada Menlu Rex Tillerson
Dream - Pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah kendali Presiden Donald Trump kehabisan uang pendanaan di berbagai sektor. Terhitung, sejak Jumat, 19 Januari 2018, Trump tak lagi dapat mendanai layananan berbagai sektor.
Dilaporkan Anadolu Agency, pada Minggu, 21 Januari 2018, senat segera memoderasi masalah ini untuk memastikan hidup ratusan ribu pekerja pemerintah federal pada Senin, 22 Januari 2018.
Kelompok Senator Bipartisan yang diwakilkan kepada Mitch McConnell, perwakilan Mayoritas, dan Chuck Schumer, perwakilan minoritas, berusaha mencari kesepakatan mengenai anggaran pemerintah AS.
Dalam kesepakatan yang diajukan McConnell, pemerintah akan didanai sampai awal Februari dengan imbalan mengadakan pemungutan suara mengenai reformasi imigrasi.
Tetapi, keputusan ini buntu. Sebab, Partai Demokrat menolak pemberian talangan pada tagihan. Penolakan ini disebabkan karena Demokrat menilai hak hidup anak-anak imigran, atau Dreamers, tak masuk dalam kebijakan Trump.
Sebagian besar efek penutupan pemerintah AS telah diredam. Banyak pekerja di pemerintahan dirumahkan dan bekerja secara terbatas.
Sementara itu, taman nasional juga ditutup. Selain itu, instansi yang dianggap tak penting juga ditutup.
Tapi penegakan hukum dan operasi militer, pengendalian lalu lintas udara, dan keamanan perbatasan terus berlanjut.
Sebelumnya pada Minggu, Presiden Donald Trump mendesak partainya untuk mengubah peraturan Senat untuk mengakhiri filibuster di senat.
" Partai Republik harus menyetujui 51% (Opsi Nuklir) dan memberi suara pada anggaran jangka panjang yang nyata, tidak ada keputusan C.R'," kata Trump.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun