Ketua Umum MUI Maruf Amin (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Dream - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menegaskan pernyataan yang dikeluarkan lembaganya terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama lebih tinggi dibandingkan fatwa.
Alasannya, pernyataan sikap MUI dibahas dan diputuskan oleh empat komisi, bukan hanya komisi fatwa.
" Lebih tinggi ini (dari fatwa). Karena dibahas bukan hanya komisi fatwa, tapi empat komisi. Dibahas pengurus harian kemudian produknya menjadi pendapat dan sikap MUI," ujar Maruf dalam sidang kasus Ahok di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa, 31 Januari 2017.
Maruf menjelaskan pernyataan MUI terkait kasus Ahok keluar atas permintaan dari masyarakat agar lembaganya mengeluarkan sikap.
" Ada yang lisan dan tertulis. Agar segera ada pegangan," kata Maruf.
Berdasarkan permintaan tersebut, MUI lalu membentuk tim yang dibagi menjadi empat komisi yaitu komisi fatwa, pengkajian, perundang-undangan dan informasi komunikasi.
" Yang bahas ketum, sekretaris-sekretaris. Sekitar 20 orang yang membahas. Melakukan penelitian, investigasi di lapangan, pembahasan dan menyimpulkan," ucap dia.
Proses pembahasan pernyataan sikap memakan watu 11 hari dimulai dari tanggal 1-11 Oktober 2016. Dari hasil pembahasan itu, MUI akhirnya mengambil sikap jika pidato Ahok yang mengutip Surat Al Maidah ayat 51 di hadapan masyarakat Kepulauan Seribu termasuk penistaan agama.
" Bahwa ucapannya itu mengandung penghinaan terhadap Alquran dan ulama. Produknya keputusan pendapat dan sikap keagamaan MUI," ujar dia.(Sah)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah