Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ohbulan)
Dream - Seorang perempuan non Muslim mengatur proses penguburan ayahnya yang meninggal dunia akibat kanker. Sedangkan almarhum ayahnya telah memeluk Islam pada 2 tahun lalu.
Meskipun tak paham caranya, tapi sang anak bersikukuh untuk mengebumikan ayahnya dengan cara Islam. Ada hal unik, yang membuatnya ikhlas berbuat seperti itu. Jawabanya, ia bagikan di akun Twitter @gagsmalaysia.
Kisah ini diawali dengan status perempuan non-Muslim itu di Twitter. Kemudian dibagikan ulang oleh sebuah akun Facebook, berikut penuturannya.
" Doa pagi untuk ayah tersayang. Semoga arwahnya berada di tempat yang damai. Selamat berpuasa untuk saudara-saudaraku yang Muslim."
Perempuan itu adalah teman kantor saya. Ayahnya memutuskan untuk memeluk Islam 2 tahun sebelum didiagnosis menderita kanker.
Ayahnya meninggal tahun lalu. Sebagai anak tunggal, dia mengurus semuanya. Mulai dari penguburan hingga tahlil.
Sesekali dia berkunjung ke makam ayahnya. Dia bukan Muslim, jadi dia mengajak teman-teman Muslim ayahnya untuk melakukan apa yang dia pikir akan membantu ayahnya di alam kubur.
© Dream
Bila teman-temannya yang seiman dengan dia bertanya kenapa kebumikan ayahnya begitu (ikut cara Islam), jawabannya sungguh menyentuh hati.
Dia menjawab bahwa dia melakukan itu semua untuk ayahnya. Almarhum ayahnya sangat cinta Islam dan perempuan itu ingin ayahnya bahagia.
Menariknya lagi, jika dia tidak menjalankan pemakaman menurut cara Islam, dia takut ayahnya tak akan merasa tenang di akhirat.
(ism, Sumber: Ohbulan)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya