Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Sina)
Dream - Setelah anak dan menantunya meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan raya, sepasang kakek dan nenek di China berencana membesarkan cucu yang lahir melalui program surrogate mother atau ibu pengganti.
Menurut Beijing News, bayi itu merupakan benis dari pasangan Shen Jie dan Liu Xi. Namu sebelum bayi itu lahir, pasangan asal Yixing, Provinsi Jiangsu, tersebut meninggal dunia karena kecelakaan jalan raya pada 20 Maret 2013.
Namun, sebelum meninggal dalam kecelakaan, mereka telah menjalani program ibu pengganti di Rumah Sakit Gulou di Nanjing, China. Sayangnya, ketika keduanya meninggal, baik orang tua Shen dan Liu kesulitan mengeluarkan embrio putra-putri mereka yang disimpan di rumah sakit.
Mereka kemudian menggugat rumah sakit agar bisa mengeluarkan embrio tersebut. Mereka mengatakan akan mencarikan ibu pengganti bagi embrio putra-putri mereka.
Awalnya mereka kalah dalam gugatan tersebut karena China melarang praktik ibu pengganti atau biasa disebut sewa rahim.
Pada persidangan ke dua yang digelar September 2014, mereka akhirnya memenangkan gugatan tersebut. Shen Xinnan, orang tua Shen Jie, meminta rumah sakit untuk menyerahkan embrio tersebut.
Namun rumah sakit mengatakan embrio hanya boleh dipindahkan ke rumah sakit lain, bukan ke individu. Karena tidak ada rumah sakit di China yang bersedia menerima embrio tersebut, Shen terpaksa mencarinya di luar negeri.
Berhasil Mendapatkan Ibu Pengganti
Pada Juni 2016, Shen menemukan sebuah rumah sakit di Laos yang bersedia menerima embrio putra dan menantunya. Shen kemudian mengambil embrio itu dari RS Gulou dan menyerahkannya kepada rumah sakit di Laos itu.
Tapi masalahnya saat itu, Shen tidak bisa menemukan ibu pengganti yang mau melahirkan embrio cucunya karena praktik tersebut juga dilarang di Laos.
Akhirnya Shen mencari agen di pasar gelap yang bisa mencarikan ibu pengganti di negara tersebut.
Beruntung Shen bertemu dengan seorang agen bernama Liu Baojun. Pria ini mengaku bisa mencarikan ibu pengganti bagi embrio cucu Shen di Laos.
Shen akhirnya menyewa seorang ibu pengganti berusia 27 tahun dari Laos untuk melahirkan cucunya. Selama kehamilan, Liu secara teratur memberi tahu Shen tentang kondisi ibu pengganti tersebut.
" Kami berusaha untuk tidak membiarkannya merasa tidak nyaman karena dia berada di bawah perawatan khusus dan berbeda dari ibu pengganti lainnya," kata Liu.
Pada 9 Desember 2017, ibu pengganti dari Laos itu melahirkan bayi laki-laki di sebuah rumah sakit di Guangzhou, Provinsi Guangdong.
Istri Shen kemudian memberi nama cucunya itu dengan sebutan Tiantian yang artinya manis. Mereka berharap Tiantian mendatangkan kebahagiaan kepada keluarga malang itu.
Ketika Tiantian berusia 100 hari pada 18 Maret lalu, Shen membuat perayaan kecil-kecilan untuk cucunya itu.
" Anak ini diliputi kesedihan ketika dia lahir di dunia. Dia tidak memiliki orang tua. Kami harus mengatakan kebenaran kepadanya suatu hari nanti. Itu tidak bisa dihindari," kata Shen.
Shen mengatakan dia akan berbohong kepada Tiantian bahwa orang tuanya sedang berada di luar negeri. Shen akan memberitahu kisah sebenarnya jika Tiantian sudah beranjak dewasa.
(Sumber: Asiaone.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya