Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Polisi Menyamar Dengan Jaket Ojol (Foto: Twitter)
Dream - Seorang anggota kepolisian membuat ramai jagat media sosial. Sosok polisi itu beraksi mengamankan pengemudi yang melanggar aturan menggunakan jaket driver ojek online (ojol).
Peristiwa penindakan pelanggaran lalu lintas tersebut, terjadi di Jalan Raden Intan, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa, 18 Februari 2020.
Sementara, polisi yang ada di video tersebut bernama Aiptu Ridwan Simanungkalit. Dia menjabat sebagai Kepala Pos Polisi Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Kapolres Jakarta Timur, Kombes Arie Ardiyan membenarkan peristiwa tersebtu. Dia menyebut, Ridwan mengenakan jaket tersebut karena dekat dengan para pengemudi ojol.
“ Dia (Ridwan) memang dekat dengan ojol. Dia juga pembina ojol (di tempatnya),” kata Arie.
Dalam video yang beredar, seorang pengemudi Yamaha NMax sempat bersitegang dengan seorang pria berjaket ojek online. Setelah berdebat, pria berjaket ojol itu membuka jaketnya. Ternyata sosok pria berseragam polisi.
Sumber: Pojoksatu.id
Dream - Sebuah video postingan warganet dengan akun Facebook milik Eris Riswandi viral di media sosial. Lewat akunnya, Eris Riswandi mengunggah video aksi copet pria yang menyamar menjadi ibu-ibu.
Dalam video tampak suasana pasar yang riuh saat seorang copet berhasil tertangkap warga. Saat awal video terlihat copet itu adalah seorang ibu-ibu dengan kerudung berwarna krem.
Namun saat berhasil diamankan barulah terungkap, copet itu adalah seorang pria yang menyamar menjadi ibu-ibu dengan menggunakan kerudung.
Kejadian itupun sontak membuat warga jengkel. Tampak seorang pria yang memakai topi menarik kerudung si pencopet lalu melayangkan pukulan.
Dalam postingannya, Eris Riswandi tidak menyebutkan kapan kejadiannya, dan di daerah mana lokasi pencopetan ini.
Namun jika diperhatikan dari video, kejadian itu terjadi di area jalan raya di depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Seperti banyak di beritakan, pasar Tanah Abang memang rawan copet. Terlebih dengan membludaknya pembeli menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pelaku mencari kesempatan dalam kesempitan di tengah keramaian. Masyarakat diharapkan agar lebih berhati-hati saat berbelanja di sekitar Pasar Tanah Abang. Ini lantaran pelaku kejahatan selalu lebih cerdik di setiap melakukan aksinya.
Lihat videonya di halaman berikut...
Dream - Video perampok mengelabui CCTV menggegerkan pengguna media sosial di China. Penyebanya, si perampok bertingkah kocak dengan menyamar jadi hantu.
Dalam video hasil rekaman CCTV itu, sosok putih terlihat mengendap-endap, kemudian berjalan melewati kamera di sebuah rumah. Banyak yang menduga, perampok itu berusaha menakut-nakuti atau mengelabui petugas keamanan gedung.
Rekaman perampok berkedok jadi hantu itu menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial Cina. Aksi perampokan aneh itu dilaporkan terjadi di sebuah rumah di Jinjiang, Provinsi Fujian.
Tetapi, rekaman lengkap video itu memperlihatkan kebodohan sang perampok.
Sebelum beraksi, perampok itu mengintip dari balik tikungan setelah menaiki tangga dengan wajah yang terlihat jelas

Kira-kira 20 menit kemudian, pria itu kembali. Kali ini dia berpakaian seperti hantu saat berjalan perlahan-lahan melewati kamera.
Tentu saja, aksi konyol perampok itu memudahkan polisi untuk menemukan dan menangkapnya. Saat ditanya polisi dari mana mendapatkan kain penutup warna putih, perampok itu mengaku memotong tirai di lantai satu rumah tersebut.
Namun, meski telah menutup seluruh tubuhnya dengan kain putih itu, dia tetap ketahuan. Kamera CCTV sudah merekam wajahnya lebih dulu sebelum dia beraksi.
Menurut polisi, perampok itu tidak mendapatkan apa-apa selama di rumah tersebut. Selama interogasi, dia mengaku melakukan beberapa kejahatan lainnya sehingga polisi menahannya.
(shanghaiist.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya