Kisah Warga Jerman Keliling Sulawesi Menaiki Bajaj

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 20 Februari 2020 11:00
Kisah Warga Jerman Keliling Sulawesi Menaiki Bajaj
Dia membatalkan traveling menggunakan sepeda motor dan memilih membeli bajaj. Ikuti kisahnya.

Dream - Seorang perempuan berkewarganegaraan Jerman, Simone Korn, berkeliling pulau Sulawesi menggunakan bajaj miliknya. Perjalanan Simone saat ini sudah sampai di Desa Timuato, Kecamatan Telaga, Gorontalo.

Simone bercerita, pertama kali tiba di Indonesia pada Januari 2020. Dia tertarik mengunjungi Makassar dan mulai cinta dengan keragaman di Pulau Sulawesi.

Awalnya Simone berencana mengelilingi Pulau Sulawesi menggunakan sepeda motor. Tetapi, cuaca yang kerap hujan membuatnya ragu mewujudkan niatnya itu.

" Apalagi barang bawaan tentu tidak menyenangkan berkendara dengan motor," kata Simone, dilaporkan Liputan6.com, Rabu, 19 Februari 2020.

Simone akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah bajaj yang akan digunakan untuk berkendara mengelilingi pulau Sulawesi. Bajaj dipilih karena bisa membuatnya leluasa menikmati alam Sulawesi sekaligus berinteraksi dengan warga.

" Ya, aku ingin berkendara sendiri dan berinteraksi langsung dengan warga di Sulawesi," kata dia.

1 dari 4 halaman

Bajaj Kesayangan

Sebelum tiba di Gorontalo, Simone telah mengunjungi Ampana, Sulawesi Tengah. Dalam perjalanan diakuinya bajaj yang dikendarainya sering kali mengalami mogok.

Namun keberuntungan sering kali berpihak kepadanya. Simone selalu mendapat bantuan dari warga yang dilintasi untuk membantu memperbaiki bajajnya.

Simone menyebut, dalam beberapa hari akan tinggal di Gorontalo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Manado, Sulawesi Utara yang menjadi akhir dari perjalanan bersama bajaj kesayangannya.

Dia pun mengaku masih bingung apakah akan menjual bajajnya atau tidak sebelum kembali ke Jerman.

" Tapi saya berpikir, mungkin bajaj saya titipkan ke orang agar saya punya alasan lagi kembali ke Sulawesi," ucap dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Andri Arnold)

2 dari 4 halaman

Mengerikan! Panji Sang Petualang Bongkar Trik Pawang Ular Palsu

Dream - Lazimnya, manusia takkan cari gara-gara dengan ular. Apalagi jika jenis ular king cobra.

Yup, bisa king cobra sangat terkenal karena bisa yang sangat mematikan. Bahkan mampu membunuh gajah yang tak sengaja tergigit.

Racun king cobra diperkirakan dapat menewaskan 20 manusia dewasa. Rata-rata korban gigitan king cobra meninggal tak sampai satu jam.

Meski menakutkan, namun ternyata banyak orang yang suka berinteraksi dengan salah satu ular paling beracun itu.

Biasanya mereka disebut pawang ular, dengan keahlian khusus dan pengalaman yang tinggi.

3 dari 4 halaman

Pawang Ular Palsu

Tetapi pada kenyataanya, tak semua pawang ular itu benar-benar ahli taklukan hewan melata ini.

Pasalnya belum lama ini beredar sebuah video yang membongkar trik mengerikan yang dilakukan banyak orang yang mengaku pawang king kobra. Apa itu?

Dikutip dari akun Youtube Panji Petualang, ternyata banyak pawang ular king kobra yang justru menyakitkan bangi si ular. Di antaranya adalah membuang gigi taring dari ular king kobra.

Dalam kata lain, ular menjadi ompong dan tidak bisa menyuntikkan racun yang berbahaya kepada manusia. Sehingga saat ular tersebut menggigit sang pawang, maka ia akan seolah-olah kebal terhadap racun ular yang mematikan.

Padahal, taring ular sangat penting bagi mereka, agar bisa membunuh mangsanya di alam liar. Begitu pun saat mereka menelan mangsanya, taring berfungsi untuk menahan posisi makanan di mulut.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya bisa dilihat di dalam video di bawah ini.

4 dari 4 halaman

Ini Videonya

Youtube.com/PANJI PETUALANG

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup