Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
FPI
Dream - Komnas HAM mengaku menerima barang bukti dari Jasa Marga berupa rekaman CCTV terkait tewasnya 6 laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
Dalam CCTV itu terdapat rekaman sebelum kejadian dan sesudah kejadian yang diduga baku tembak dengan kepolisian.
“ Kami diberi Jasa Marga kaitannya dengan rekaman CCTV itu sebelum kejadian. Jadi rangkaiannya itu, sebelum kejadian dan juga ada sesudah kejadian. Agar tahu sebenarnya konteks apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Anggota Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dikutip dari laman Pojoksatu.id, Senin 29 Desember 2020.
Terkait temuan investigasi di lapangan, Komnas HAM Beka juga menemukan sejumlah barang bukti, seperti proyektil peluru, selongsong dan serpihan dari mobil peristiwa itu.
Sejumlah pihak juga sudah dimintai keterangan, diantaranya FPI, kepolisian, Jasa Marga dan saksi masyarakat.
“ Kita sudah ambil keterangan sekitar 30 orang, dari FPI, kepolisian, Jasa Marga dan saksi masyarakat,” tuturnya.
Untuk pihak Bareskrim, Komnas HAM berterimakasih banyak lantaran transparan saat dimintai keterangan dan juga membawa penyidik lengkap.
“ Kita terimakasih kepada pihak Bareskrim karena transparan dalam memberikan keterangan dalam kasus ini, mereka juga menghadirkan tim penyidik yang lengkap,” jelas Beka.
Hingga saat ini Komnas HAM belum bisa menyimpulkan hasil dari penyelidikan kasus tragedi Tol Jakarta-Cikampek KM 50 itu.
“ Jadi kalau ada masyarakat atau sosial media menyampaikan terkait kesimpulan terkai dengan hal ini, dipastikan itu bohong, kita akan terus melakukan penyelidikan” tutur Beka
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam