Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Pembukaan Perpustakaan IMAAM Center (istimewa)
Dream - Komunitas Muslim Indonesia di Amerika Serikat kini punya perpustakaan. Terletak di Indonesian Muslim Association in America (IMAAM) Center, New York, perpustakaan ini dibuka oleh Budayawan, Taufiq Ismail, bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC, Prof. Dr. Ismunandar, pada Sabtu pekan lalu.
Menurut keterangan tertulis dari Minister Counselor Media & Sociocultural Affairs KBRI Washington DC, Siuaji Raja, pembukaan ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Taufiq bersama Ismunandar. Perpustakaan ini telah memiliki koleksi sebanyak 1.000 buku hasil sumbangan pengusaha Boy dan Erick Thohir.
Perpustakaan ini merupakan upaya kecil para pengurus IMAAM Center untuk memperkuat sumber daya manusia diaspora Indonesia. Hal ini demi mewujudkan misi IMAAM Center sebagai wadah komunitas Muslim Indonesia-Amerika untuk mengembangkan dakwah demi menjaga kesetaraan dalam hubungan secara horizontal dan vertikal.
Taufiq pun mendapat kesempatan menjadi pembicara pada sesi tanya-jawab dengan para jemaah. Taufiq banyak berkisah tentang pengalaman hidupnya, salah satunya membuat program Sastrawan Berkata Siswa Bertanya (SBSB).
Program tersebut sempat mendapat bantuan dari Ford Foundation, lalu dilanjutkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Program tersebut merupakan salah satu langkah Taufiq mewujudkan mimpinya agar rakyat Indonesia suka membaca dan menjadi pecinta buku yang dia sebut dengan istilah addictedto books (adiksi buku).
IMAAM Center merupakan pusat kegiatan komunitas Muslim Indonesia. Lembaga ini berkantor di atas lahan seluas 1,15 hektare, dilengkapi sebuah masjid.
Lembaga resmi ini memiliki sejumlah agenda kegiatan seperti bedah buku yang rutin digelar dua pekan sekali. Selain itu, sejumlah kegiatan keagamaan dan pendidikan kerap dilaksanakan IMAAM Center, dengan mengusung nilai-nilai kesederhanaan, toleransi, kesamaan, cinta kasih.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha