Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Kopi, minuman hitam pekat yang menjadi primadona banyak orang. Tidak hanya di Indonesia, kopi juga digemari masyarakat dunia, terutama yang tinggal di negara-negara Islam.
Meminum kopi memberikan efek tubuh menjadi segar. Sehingga, orang kembali bersemangat menjalani rutinitas sehari-hari setelah sukses mengusir kantuk.
Tetapi, ada yang menyebut kopi merupakan khamr. Benarkah demikian?
Dikutip dari konsultasi syariah, dari sisi bahasa, kopi bisa dimaknai khamr. Dalam bahasa Arab, kopi disebut 'qahwah' yang arti bahasanya adalah 'khamr'.
Hal ini seperti dijelaskan pakar bahasa Arab Hasan Said Al Karmi dalam bukunya Qoul ala Qoul.
" Kata 'qahwah' secara bahasa adalah 'khamr'. Ini bisa kita lihat dengan jelas, ketika merujuk keterangan kata ini dalam semua kamus."
Istilah 'qahwah' berasal dari kata 'aqhaa'-'yuqhii' yang artinya mengenyangkan. Ada juga yang mengartikan 'membuat tidak suka' atau 'menghindari makanan'.
Seperti dijelaskan Al Bairuni, mengutip pendapat Al Azhari dalam kitab Tahdzib Al Lughah, menyatakan 'al qahwah' itu khamr.
" Disebut ‘qahwah’ karena membuat iqha manusia, artinya membuat kenyang manusia. ada juga yang mengatakan, disebut qahwah, karena orang yang meminumnya yuqhi 'an at tha'am, artinya membenci makanan dan merasa bosan darinya."
Meski demikian, bukan berarti kopi lantas menjadi haram. Memang secara bahasa artinya adalah khamr, tetapi kopi bukanlah bahan pangan yang termasuk dalam kategori khamr memabukkan.
Banyak ulama menyatakan kehalalan kopi. Salah satunya Bakr Abu Zaid dalam tulisannya berjudul Itsarah An Nakhwah bi Hilli Al Qahwah.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya