Apakah Rasulullah Pernah Kumandangkan Azan?

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 11 Juli 2018 20:00
Dalam catatan sejarah, azan identik dengan sosok Bilal.

Dream - Azan merupakan panggilan sholat bagi umat Islam. Ketika azan berkumandang, maka waktu sholat telah tiba.

Azan mulai disyariatkan pada tahun pertama hijrah. Kala itu, Rasulullah Muhammad SAW memilih sahabat Bilal untuk menjalankan tugas muazin, mengumandangkan azan.

Pemilihan Bilal bukan tanpa alasan. Pria yang dalam sejumlah riwayat disebutkan berkulit hitam itu memiliki suara yang indah namun lantang.

Sejak saat itu, azan selalu identik dengan Bilal. Lantas, apakah Rasulullah SAW sendiri pernah mengumandangkan azan?

Dikutip dari NU Online, dalam kitab Al Mausuatul Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah menyebutkan berdasarkan pendapat yang lebih shahih, syariat azan mulai dijalankan di Madinah di tahun pertama Hijriah. Terdapat sejumlah dalil yang menjelaskan hal ini.

Sedangkan Rasulullah SAW pernah berazan dapat ditemukan dalilnya dalam sejumlah literatur. Beberapa di antaranya seperti dalam kitab Mishbahuz Zhalam Syarhu Bulughil Maram karya Kiai Muhajirin Amsar yang mengutip keterangan Syeikh Abdullah As Syarqawi dalam kitab Hasyiyatut Tahrir.

Syeikh As Syarqawi menyatakan Rasulullah SAW pernah berazan sekali ketika dalam perjalanan. Saat syahadat kedua, Rasulullah mengucapkan 'Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah'.

Tetapi, dalam riwayat lain disebutkan Rasulullah mengumandangkan 'Asyhadu anni Muhammadar Rasulullah'.

" Syeikh Abdullah As Syarqawi di dalam kitab Hasyiyatut Tahrir berkata, 'Rasulullah SAW pernah sekali melakukan azan ketika dalam perjalanan. Kemudian dalam azan tersebut beliau mengumandangkan, 'Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah'. Dan pendapat lain (qila) beliau mengucapkan, 'Asyhadu anni Muhammadar Rasulullah'."

Selengkapnya...

Beri Komentar
Sonia Wibisino & Reisa Broto Asmoro Bagi Tips Jaga Kesehatan Anak