Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Korban meninggal akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertambah menjadi 16 orang. Sebagian di antaranya adalah anak-anak dan bayi. Jumlah korban diperkirakan akan bertambah.
Bersasarkan laporan resmi Posko Tanggap Darurat Banjir Bandang Kabupaten Garut yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir juga menyebabkan delapan orang hilang dan 1.000 lebih warga diungsikan.
" Sekitar 1.000 jiwa diungsikan di Komando Resor Militer (Korem) 062 Tarumanegara, Komando Distrik Militer 0611 Garut, dan beberapa pos pengungsian lain," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 21 September 2016.
Sutopo mengatakan terdapat sejumlah rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan akibat bencana ini. Saat ini, kerusakan tersebut masih dalam pendataan.
Berikut data korban meninggal banjir Garut:
© Dream
Berikut data korban meninggal banjir Garut:
1. H Nawawi, laki-laki, 65 tahun, alamat asrama Lapang Paris,
2. Iis, perempuan, 35 tahun alamt asrama Lapang Paris,
3. Irsyad Dwi Maulana, laki-laki, 8 tahun, anak dari Iis,
4. Rezal, bayi laki-laki, 8 bulan,
5. Oom, laki-laki, 70 tahun, alamat belum diketahui,
6. Ahmad Solihin, laki-laki, 4 tahun, alamat kampung bojong sidika, Desa Haur Panggung Kecamatan Tarogong Kidul.
7. Ny Siti, 25 tahun, alamat Cimacam
8. Ny X, alamat belum diketahui,
9. Ny Siti, 25 tahun, alamat Cimacam, sudah ada keluarga,
10. Ny Santi, 38 tahun, alamat Lapang Paris Kelurahan Sukakarya Kecamatan Tarkid, sudah ada keluarga,
11. Ny x, 70 tahun, belum diketahui,
12. Repina, perempuan, 7 tahun, alamat Lapang Paris Kelurahan Sukakarya Kecamatan Tarkid, sudah ada keluarga,
13. Jana, laki-laki, 35 tahun, Bojong Larang.
Ditemukan di wilayah Koramil Banyuresmi:
14. Tanpa nama, laki-laki, 35 tahun,
15. Tanpa nama, laki-laki, 40 tahun,
16. Tanpa nama, perempuan, 5 tahun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya