Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
© MEN
Dream - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Presiden Joko Widodo melaporkan kaos seragam Argentina yang diperolehnya dari Presiden Argentina, Mauricio Macri. Kaos itu diberikan saat kunjungan orang nomor satu Negeri Samba itu ke Indonesia.
Imbauan yang disampaikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang sebagai bagian dari tindak pencegahan terhadap dugaan penerimaan gratifikasi oleh pejabat negara.
" Kalau Pak Jokowi suka dengan jersey tersebut tinggal membayar ke negara senilai harga tersebut. Atau diserahkan ke KPK untuk kapan-kapan dilelang," kata Saut, dilaporkan Liputan6.com, Kamis, 27 Juni 2019.
Saut yakin Jokowi akan melaporkan jersey tersebut dalam 30 hari kerja mendatang. Sebab, Jokowi selama ini rtin melaporkan berbagai hadiah yang diterimanya.
" Bercermin sebelumnya dan menunjukkan biasanya Pak Jokowi dengan sendirinya akan melaporkan," kata dia.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie)
Dream - Presiden Joko Widodo bertukar hadiah dengan Presiden Argentina, Mauricio Macri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 26 Juni 2019.
Mauricio memberikan kostum sepak bola tim nasional Argentina bernomor punggung 10. Di timnas senior Argentina, nomor tersebut biasa digunakan `anak emas` Argentina, Lionel Messi.
Di kostum tersebut, tertera nama Jokowi.
Dilaporkan laman Sekretariat Kabinet, Jokowi tak mau kalah. Dia juga memberikan bola souvenir Piala Dunia 2018 yang dibuat di Majalengka.
Jokowi mengatakan, bertemu Mauricio di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hangzhou, China dan KTT G20 di Osaka, Jepang.
Pada pertemuan di Indonesia ini, Mauricio dan Jokowi berbincang mengenai pengembangan mitra dagang, pertanian, dan industri strategis.
" Kami membahas berbagai upaya menyeimbangkan perdagangan kedua negara termasuk melalui counter trade," kata Jokowi.
Jokowi pada pertemuan itu menawarkan produk dan jasa dari PT Dirgantara Indonesia, PT Garuda Maintenance Facility, dan PT INKA. " Presiden Marcri selanjutnya akan berdiskusi dengan pimpinan PT DI dan PT INK sore hari ini untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas," ujar dia.
Dream - Menjadi seorang Presiden atau pemimpin sebuah negara merupakan sebuah kepercayaan besar dari rakyat. Juga menjadi prestasi besar bagi yang menjabat.
Maka tak heran, seorang pemimpin negara akan mendapat berbagai fasilitas dan pengamanan khusus demi bisa memimpin dan membawa sebuah negara ke arah lebih baik.
Begitu juga di Indonesia. Banyak fasilitas khusus yang didapat jika menjadi Presiden di negeri ini.
Misalnya bisa tinggal di Istana Negara, mendapat pengamanan super-ketat, bahkan dapat fasilitas berupa semua kendaraan, mulai dari mobil hingga helikopter kenegaraan.
Nah berbicara soal helikopter, pernah enggak sih kamu membayangkan bagaimana isi dari helikopter yang biasa ditumpangi Presiden Joko Widodo atau Pak Jokowi?
Baru-baru ini Atta Halilintar menggerebek helikopter Presiden. Helikopter itu kelasnya VVIP dengan pengamanan super canggih.
Atta Halilintar pun mendatangi salah seorang anggota TNI AU sekaligus mantan ajudan presiden di Lanud Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur.
Ia diajak berkeliling melihat isi bandara dan berkesempatan memasuki helikopter Presiden.
Penasaran bukan seperti apa? Yuk intip di bawah ini:
1. Penampakan helikopter Presiden RI dari luar

2. Potret ruang kendali helikopter Presiden. Helikopter ini sudah 19 tahun mengantarkan Presiden RI sejak tahun 2000.

3. Biasanya ada dua anggota TNI yang duduk di kokpit helikopter.

4. Dalam sekali terbang, helikopter ini diikuti dengan dua helikopter lain. Satu helikopter mengangkut para menteri dan satu helikopter lain mengangkut para Paspampres.

5. Ada dua kursi spesial di helikopter ini, biasanya ditumpangi Presiden dan Wakil Presiden. Ada juga beberapa kursi untuk penumpang lain, biasanya untuk keluarga dan jajaran menteri.

6. Kursi helikopter ini cukup nyaman. Di dalam helikopter ini, Presiden juga tidak perlu menggunakan pelindung telinga.

7. Ternyata di dalamnya terdapat meja elegan dan bisa dilipat sesuai kebutuhan.

Untuk lebih lengkapnya yuk intip videonya di bawah ini:
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan