Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Wanita Hamil. (Foto: Pixabay)
Dream - Pasangan suami istri dari Inggris ini tidak menyangka bisa memiliki anak. Padahal keduanya sudah divonis mandul oleh dokter.
Menurut mStar, wanita bernama Ali Sanders, dan suaminya, Michael, mengadopsi dua bayi kembar pada akhir 2014 silam.
Ali dan Michael terpaksa mengadopsi anak karena mereka divonis tidak mungkin bisa memiliki anak kandung.
Untuk mendekatkan hubungan batin, Ali dan Michael pulang pergi ke rumah asuh selama enam minggu.
Tidak itu saja, Ali dan Michael juga sudah menyiapkan kamar khusus untuk anak adopsi mereka.
Namun, tidak seperti Michael, Ali justru merasa tidak memiliki hubungan batin dengan bayi tersebut.
Perasaan tersebut berlanjut hingga Ali dan Michael membawa dua bayi kembar berusia 8 bulan tersebut ke rumah mereka.
Kondisi Ali itu membuat Michael merasa heran. Michael pun menyarankan istrinya itu untuk periksa ke dokter.
Di ruang dokter, Ali diminta untuk melakukan tes urine. Tak lama kemudian, dokter kembali dan memberitahukan kabar sangat mengejutkan.
Ali dan Michael benar-benar kaget dengan kabar tersebut. Mereka tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh dokter.
" Tidak mungkin. Dokter bertanya 'Mengapa'. Saya menjawab karena kami mandul dan baru saja mengadopsi bayi kembar," kata Ali mengenang kejadian tersebut.
Beruntung, Ali dan Michael belum bisa dikatakan sudah mengadopsi bayi kembar itu. Karena prosesnya belum selesai.
Setelah dikonfirmasi sudah hamil, Ali dan Michael membatalkan proses adopsi. Mereka mengembalikan bayi kembar itu ke rumah asuh.
Meski merasa tidak memiliki hubungan batin dengan dua bayi kembar itu, Ali tetap sedih karena berpisah dengan mereka.
Saat terakhir kalinya melihat mereka, Ali tidak mampu mengekspresikan emosinya.
" Tapi saat mereka diambil dari gendongan, saya menangis. Ada sesuatu yang hancur yang tidak bisa diperbaiki lagi di dalam hati ini," katanya.
Perasaan bersalah kepada kedua bayi kembar itu tidak mungkin hilang. Ali merasa telah mengecewakan kedua bayi kembar itu.
Mengenang pengalaman tersebut, Ali percaya dia tidak bisa terhubung secara emosional dengan dua bayi kembar itu karena sedang mengandung.
Kini, setelah lima tahun kemudian, Ali dan Michael menjadi orang tua yang bahagia bagi Jacob.
Yang lebih membahagiakan lagi, Ali dikabarkan akan melahirkan lagi seorang bayi perempuan pada bulan Oktober tahun ini.
Meski begitu, mereka masih teringat dengan dua bayi kembar yang batal dijadikan anak adopsi.
Baik Ali dan Michael tidak diperbolehkan untuk melakukan kontak dengan dua bayi kembar tersebut.
Namun, mereka bahagia karena dua bayi kembar itu kabarnya sudah diadopsi oleh keluarga lainnya.
(sah, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya