Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penelitian Harus Diperluas Ke Hewan Peliharaan Yang Tergolong Dekat Dengan Manusia
Dream - Para ilmuwan tengah melakukan penelitian terkait dugaan hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing, ikut membawa penyebaran virus mematikan MERS.
Diberitakan laman Independent.co.uk, Rabu 28 Mei 2014, meski para peneliti percaya bahwa virus tersebut disebarkan secara luas melalui hewan Unta, namun mereka juga percaya, beberapa hewan juga turut terlibat membawa virus itu.
Pada pertemuan organisasi dunia untuk kesehatan hewan (OIE) di Paris, Perancis, peneliti dari Columbia University, Thomas Briese mengatakan Unta bukanlah satu-satunya rute infeksi virus Mers.
Dia mengatakan spesies lain seperti kambing dan domba telah diuji, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda penyebaran MERS. Menurutnya penelitian harus diperluas ke hewan peliharaan yang tergolong dekat dengan manusia.
" Kita melihat harus lebih dalam hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, mereka punya kontak lebih dekat dengan manusia dibanding spesies liar lainnya," kata Briese.
Ia menambahkan diperlukan segera pemeriksaan terhadap hewan di Timur Tengah untuk kemungkinan paparan yang meluas, seiring dengan peningkatan jumlah manusia yang terinfeksi.
Hingga kini jumlah korban meninggal dunia akibat MERS dinyatakan mencapai lebih dari 200 jiwa. Data yang diperoleh dari laporan Departemen Kesehatan Saudi dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa menunjukkan sejak September 2012 sampai saat ini sudah ada 661 kasus MERS di seluruh dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya