Hotel Mewah Ini Tampung Jemaah Haji yang Ketinggalan Pesawat

Reporter : Syahid Latif
Senin, 26 Mei 2014 15:18
Hotel Mewah Ini Tampung Jemaah Haji yang Ketinggalan Pesawat
Ketinggalan pesawat, jemaah haji tak perlu risau lagi hendak bermalam di mana. Perusahaan properti kelompok Bin Laden siap menampung para jamaah ini di sebuah hotel mewah.

Dream - Para jemaah haji di Arab Saudi yang secara tidak sengaja melewatkan penerbangan di Jeddah, kini tak perlu resah. Sebuah hotel eksklusif yang terletak di Bandara Udara (Bandara) King Abdul Aziz International Airport (KAIA) akan resmi dibuka Selasa, 27 Mei 2014.

" Otoritas Penerbangan Sipil telah membangun sebuah hotel yang diperuntukkan bagi para jemaah haji, sesuai instruksi yang dikeluarkan oleh Custodian of Two Holy Mosques King Abdullah," kata Abdul Hamid Aba Al-Ari, Direktur Jenderal KAIA.

Arab Saudi tak main-main membangun `rumah singgah` dadakan ini. Hotel berdiri dengan 117 kamar dan suite dan sanggup menampung 450 tamu. Untuk menikmati fasilitas lebih mewah, jemaah haji bisa memesan salah satu dari enam royal suite atau enam VIP suite eksekutif. 

Soal makanan, Hamid memastikan, hotel ini memiliki restoran yang luas dengan masakan internasional. Belum lagi area lobi yang lapang dengan daya tampung 500 orang.

" Hotel ini dibangun dan dioperasikan oleh grup Saudi Binladen dengan tenaga profesional yang terampil dan teknologi mutakhir," ujarnya.

Saudi Binladen Group baru-baru ini memang bekerja sama dengan General Authority of Civil Aviation (GACA) untuk mengubah terminal haji menjadi lebih modern. Mereka juga berencana menawarkan berbagai layanan kepada para jemaah melalui skema Build, Transfer and Operate (BTO) selama 20 tahun.

Usaha perbaikan tersebut kini terlihat dari tata letak terminal. Rekonstruksi tersebut dilakukan tidak hanya untuk memenuhi kelancaran lalu lintas selama musim haji, tetapi juga selama musim umrah.

Beri Komentar