Awas, Merokok Shisha Berpotensi Tertular Virus MERS

Reporter : Sandy Mahaputra
Minggu, 25 Mei 2014 20:30
Awas, Merokok Shisha Berpotensi Tertular Virus MERS
Perokok shisha memiliki risiko tinggi terhadap penularan penyakit pernafasan yang mematikan ini kepada teman-teman dan kerabat mereka.

Dream -  Gaya hidup masyarakat Timur Tengah khususnya Arab Saudi menghisap shisha secara bersama-sama di cafe atau rumah makan dapat memperburuk penyebaran virus MERS.

Sultan Ayoub Meo, profesor dan juga konsultan di King Khalid University Hospital, mengatakan perokok shisha memiliki risiko tinggi terhadap penularan penyakit pernafasan yang mematikan ini kepada teman-teman dan kerabat mereka.

" Perokok biasanya memakan waktu  sampai 8-12 tiupan dan menghirup 0,5 sampai 0,6 liter asap. Sedangkan perokok shisha lebih panjang dari itu, bisa melakukan hingga 200 hisapan, menghirup 0,15 sampai 1 liter asap," kata Meo yang saat ini mengawasi sebuah proyek penelitian tentang bahaya merokok shisha.

Selama sesi panjang merokok shisa, lanjut Meo, mereka berbagi pipa sedot yang sama, kemungkinan mengandung air liur yang terinfeksi.  Ia menambahkan, merokok shisha per sesinya berlangsung selama 30-60 menit. Durasi itu dinilai cukup untuk menularkan virus.

" Polusi udara dalam ruangan dan kemungkinan pertukaran air liur di pipa air yang sama, membuat perokok shisha lebih rentan untuk terinfeksi," katanya menegaskan.

Menurut Meo, pertumbuhan perokok shisha di Arab Saudi sangatlah mengkhawatirkan. Gaya hidup tidak sehat ini rupanya tak anya dilakukan orang dewasa saja, melainkan anak-anak dan remaja belia. Tak cuma pria, wanita juga gemar merokok shisha.

Dia mengatakan sudah sepatutnya pemerintah Saudi melarang warganya merokok shisha. " Ini dapat membantu dalam meminimalkan kejadian dan penyebaran penyakit pernafasan yang mematikan" .

(Sumber: Arab News)

Beri Komentar