Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bocah Menangis Tak Kenali Gurunya (South China Morning Post)
Dream - Wuhan menjadi kota pertama yang menerapkan lockdown akibat penyebaran virus corona. Kota di China itu ditutup sejak 23 Januari 2020 hingga 8 April.
Saat ini, situasi di China sudah mulai stabil dan pemerintah telah membebaskan warganya beraktivitas mulai. Meski ini merupakan berita bahagia bagi warga China, ada kisah di balik lockdown yang membuat hati kita tersentuh.
Akibat kebijakan lockdown dari pemerintah, anak-anak sekolah dirumahkan. Tentu mereka menjadi jarang sekali bertemu teman-temannya apalagi gurunya.
Nah, salah satu bocah di China menangis ketika pertama kali masuk sekolah kembali. Sebabnya, dia merasa tak lagi mengenal sang guru.
" Siapa gurumu?"
" Aku tak tahu," ucap si bocah sambil tersedu-sedu.
Bahkan ketika sang guru menanyakan lagi di hadapannya dan menyebut namanya, bocah itu masih tak mengenalnya.
" Coba lihat saya. Bukankah saya mirip dengan gurumu, Bu Ma?"
Namun tetap saja. " Aku lupa," jawabnya.
Untungnya keesokan harinya, bocah tersebut sudah bisa mengingat kembali gurunya itu. Tadinya menangis tersedu-sedu, dia pun berubah menjadi seseorang yang periang dan menggemaskan.
" Kamu tahu siapa saya sekarang?" tanya sang guru.
" Ya," jawab bocah itu.
" Siapa saya?" tanya sang guru.
" Bu Ma," katanya dengan senyum lucunya.
Sumber: Diadona.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya