Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Seorang warga berusia lanjut harus mengeluarkan uang hingga Rp4,1 juta untuk membeli sesisir pisang dengan berat lebih dari 1 kilogram di toko buah.
Pisang yang dia beli juga bukan buah istimewa. Lantas, apa yang membuat pria berusia 60 tahun harus bayar sebanyak itu?
Lansia tersebut kemudian mengajukan keluhan ke Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Hal Ihwal Pelanggan (KPDNHEP) Malaysia. Kasus ini langsung ditangani.
Kasus ini terjadi di Kelantan, Malaysia. Pejabat KPDNHEP Kelantan, Azanizam Affendi Juri, mengatakan ternyata ada kesalahan dalam proses pembayaran pisang itu.
Azanizam mengatakan pria Lansia tersebut membeli pisang di pasar Kota Bharu pada 10 November 2021. Saat itu, pembayaran dilakukan secara non-tunai melalui aplikasi sebesar 1.234,56 ringgit, setara Rp4,17 juta.
" Pria itu membayar harga buah menggunakan aplikasi e-wallet dan keliru memasukkan harga yang seharusnya hanya 7,30 ringgit (setara Rp24 ribu) saja untuk sesisir pisang," kata dia.
Pria itu tidak menyadari telah melakukan kesalahan. Dia baru sadar ketika sampai di rumah.
" Lansia itu kemudian datang kembali ke toko untuk menyelesaikan masalah tersebut namun pemilik toko sudah berganti," kata dia.
Akhirnya, lansia tersebut membuat pengaduan ke KPDNHEP. Dia menyertakan bukti transaksi dalam pengaduannya.
" Penyelidikan dijalankan berdasarkan Akta Perlindungan Konsumen 1999," ucap Azanizam.
Setelah ditangani, pemilik toko yang lama akhirnya mengembalikan kelebihan uang kepada lansia tersebut. Jumlahnya sebesar 1.227,27 ringgit, setara Rp4,14 juta, dikutip dari Harian Metro.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya