Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Karyawan Perusahaan Katering Al-Ahmadi Menyiapkan Makanan Untuk Jemaah Haji (merdeka.com)
Dream - Layanan katering jemaah haji dipastikan akan terhambat pada tanggal 5 hingga 7 dan 14 hingga 15 Zulhijah. Sebab pada saat itu terjadi kepadatan jemaah haji dan akses transportasi masuk maupun keluar Kota Mekah akan ditutup.
" Kami tak bisa berikan layanan katering," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Sri Ilham Lubis, di kantornya, Jakarta, Selasa 3 Juli 2018.
Dia menambahkan, panitia haji tidak akan memaksakan perusahaan katering menyediakan makanan pada tanggal-tanggal tersebut. Kemenag enggan mengambil risiko keterlambatan sajian untuk jemaah haji.
" Banyak jalan ditutup, sehingga tak mudah untuk masuk ke pemondokan jemaah haji," ujar dia.
Tahun ini, jemaah haji Indonesia mendapatkan jatah katering sebanyak 75 kali selama di Arab Saudi. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 60 kali.
" Sebanyak 40 kali makan di Mekah, sekali di bandara, 18 kali di Madinah, dan 16 kali saat fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina atau Armina," kata Kasubdit Katering Haji, Abdullah Yunus.
Menurut Abdullah, jemaah haji tidak perlu lagi membawa bekal bahan makanan terlalu banyak selama di Tanah Suci. Sebab, peningkatan layanan katering tahun ini sangat signifikan.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha