Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Direktur Bina Haji Kemenag, Khoirizi H Dasir (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi H Dasir, meminta jemaah haji tidak bertukar gelang identitas. Fungsi gelang tersebut adalah untuk identifikasi jika terjadi kondisi darurat.
" Jangan bertukar. Kalau ada kejadian bisa menyulitkan identifikasi," kata Khoirizi di Jakarta, Senin 2 Juli 2018.
Khoirizi mengatakan tukar menukar gelang identitas kerap terjadi saat masa kepulangan jemaah haji. Gelang itu dianggap sebagai kenang-kenangan atau suvenir.
Jika kebiasaan itu terus dilakukan, khoirizi mengatakan dapat merugikan jemaah. Sebab, gelang identitas berisi data biometri jemaah haji.
Gelang identitas ini difungsikan untuk mengecek identitas tatkala jemaah mengalami kecelakaan atau meninggal.
Pada 2018, gelang identitas jemaah haji dilengkapi kode QR yang memuat data rinci identitas, asal daerah, termasuk nomor hotel selama di Arab Saudi.
Gelang jemaah haji terbuat dari baja putih yang bisa disebut monel. Gelang jemaah haji itu didesain tahan api.
Jumlah gelang haji yang diproduksi sesuai jumlah jemaah yaitu 204.000 jemaah dan 2.525 petugas kloter.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha