Awal Puasa 2018, Astronom Saudi Perkirakan Jatuh 17 Mei

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 15 Mei 2018 14:00
Awal Puasa 2018, Astronom Saudi Perkirakan Jatuh 17 Mei
Mahkamah Agung Arab Saudi memerintahkan warga yang melihat hilang dengan mata telanjang ataupun teropong untuk melapor.

Dream - Bersiap menyambut Ramadan, Mahkamah Agung Arab Saudi mengeluarkan perintah pemantauan hilal. Perintah tersebut menyatakan setiap warga yang melihat hilal awal Ramadan sore nanti waktu setempat diminta melapor ke pengadilan terdekat.

Kantor berita Saudi Press Agency melaporkan perintah itu dikeluarkan pada Minggu kemarin, 13 Mei 2018. Keterangan orang yang melihat hilal baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong dijadikan dasar menetapkan jatuhnya awal puasa 2018, dikutip dari Arab News.

Sementara, anggota Dewan Ulama Senior Saudi, Syeikh Abdullah Al Manie, meyakini Kamis 17 Mei 2018 akan jadi hari pertama Ramadan 1439 H. Menurut dia, hilal seharusnya terlihat pada Selasa 15 Mei yang bertepatan dengan 29 Sya'ban.

" Jika hilal tidak terlihat di sore hari pada Selasa, maka Rabu (16 Mei) jadi tanggal 30 dan hari terakhir Sya'ban," tutur Abdullah.

Selanjutnya, dia mengimbau warga Saudi untuk menyaksikan hilal pada Selasa sore dan tidak terjadi perbedaan dalam melaksanakan puasa jika hilal sudah terlihat.

" Biasanya orang tidak pernah berbeda di hari-hari Sya'ban tapi bisa berbeda pandangan saat melihat hilal," kata Abdullah, dikutip dari Saudi Gazette.

Pernyataan serupa disampaikan Khalid Saleh Al-Zaaq, anggota Uni Arab untuk Astronomi dan Ilmu Luar Angkasa Arab Saudi. Menurut Khalid, perhitungan astronomi menunjukkan bulan Syaban akan berlangsung sebulan penuh atau 30 hari. " Yang berarti bahwa Kamis, 17 Mei akan menjadi hari pertama Ramadhan."

Dari perhitungannya, Ramadan tahun ini diperkirakan berlangsung selama 29 hari. Artinya, pada 15 Juni 2018 akan menjadi hari pertama Idul Fitri. Seperti Indonesia, warga Saudi juga harus menunggu keputusan resmi kerajaan untuk penentuan awal puasa dan Lebaran. (Sah)

 

Beri Komentar
Kronologi Roro Fitria Tak Bisa Antar Jenazah Ibunda