Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Bulan Suci Ramadan menyambut kita sebentar lagi.
Dream - Saat Ramadan, keberkahan dilimpahkan oleh Allah SWT. Setiap amalan baik yang dilakukan seorang Muslim berganjar pahala berlipat-lipat.
Salah satu amalan ringan yang bisa kita lakukan adalah berdoa. Meski ringan, doa saat Ramadan bisa terkabul.
Namun demikian, ada waktu-waktu tertentu yang mustajab. Jika berdoa di waktu-waktu ini, insya Allah terkabul.
Waktu pertama yaitu ketika sahur. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebut doa dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.
Dasarnya adalah riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah RA.
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, 'Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni'."
Waktu kedua yaitu saat berpuasa di siang hari. Imam Nawawi dalam Al Majmu' Syarh Al Muhadzdzab menjelaskan dianjurkan orang yang berpuasa memperbanyak doa demi urusan dunia dan akhirat, hajat yang diinginkan, serta untuk kebaikan kaum muslimin.
Sedangkan waktu ketiga yaitu ketiga berbuka. Hadis riwayat Ahmad dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
"Tiga orang yang doanya tidak tertolak, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi."
Dalam kitab Tuhfaz Al Ahwadzi dijelaskan doa dikabulkan ketika berbuka sebab orang telah menyelesaikan puasa dalam keadaan tunduk dan rendah diri.