Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (lsm-peduli.blogspot.com)
Dream - Soeparmin Atmoaji, 76 tahun, menghabiskan masa tuanya dalam keadaan serba terbatas. Padahal, ia merupakan mantan Kapolsek Cimahi yang bertugas pada tahun 1987.
Saat ini Soeparmin tinggal di rumah berukuran 5x5 meter persegi. Beralaskan tanah, Soeparmin tinggal bersama istri dan kelima anaknya di Kampung Cikendal, RT 04/05 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Rumah itu baru ditempatinya pada tahun 2013 lantaran sebelumnya harus bertugas di Garut dan Pontianak, Kalimantan Barat.
Meski sebagai perwira, pendapatan Soeparmin ternyata tidak cukup untuk membeli rumah. Bahkan uang pensiunnya sebesar Rp 2,5 juta per bulan tidak dapat dimanfaatkan seluruhnya lantaran beban pinjaman ke bank.
Rumah yang ditempati Soeparmin hanya memiliki dua kamar. Tidak ada barang elektronik apapun terlihat di rumah itu.
Lebih parahnya, rumah itu tidak memiliki dapur. Sehingga jika ingin memasak, keluarga Soeparmin harus melakukannya di ruang tamu.
Bagaimana kisah perwira polisi yang hidup miskin ini? Selengkapnya baca pada tautan ini. (Ism, Sumber: Pikiran Rakyat Online)
Kirimkan kisah nyata inspiratif di sekitarmu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya