Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Menko Kemaritiman Dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube Sekretariat Presiden)
Dream - Pemerintah kembali mengurangi masa karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Kali ini, PPLN yang masuk Indonesia cukup menjalani karantina selama 5 hari dari sebelumnya selama 7 hari.
" Pemerintah mengubah aturan karantina 7 hari menjadi 5 hari dengan catatan bahwa WNI dan WNA yang masuk ke Indonesi wajib sudah vaksin lengkap," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, usai rapat terbatas evaluasi PPKM, disiarkan Sekretariat Presiden.
Luhut mengatakan dari informasi yang dia dapat, pengetatan pintu masuk berhasil menahan masuknya Omicron di Indonesia. Meski begitu, perlu ada perubahan strategi mengingat telah terjadi peningkatan kasus Omicron akibat transmisi lokal.
Selain itu, pengurangan masa karantina dilakukan dengan mempertimbangkan realokasi sumber daya.
Menurut dia, Wisma Atlet akan difokuskan menjadi fasilitas isolasi terpusat sehingga tidak bisa lagi jadi tempat karantina kedatangan dari luar negeri.
" Wisma yang tadinya digunakan untuk karantina PPLN akan disiapkan untuk isolasi terpusat kemudian seiring dengan kebutuhan isolasi terpusat yang diprediksi meningkat untuk kasus konfirmasi positif OTG (orang tanpa gejala) dan gejala ringan," kata Luhut.
Pertimbangan lain, kata Luhut, yaitu mengenai masa inkubasi varian Omicron. Sehingga karantina PPLN tidak perlu dijalankan hingga 7 hari.
" Berbagai riset telah menunjukkan bahwa inkubasi dari varian ini berada di sekitar 3 hari," ucap Luhut.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram