Saudi Janji Umumkan Kepastian Haji 2021 dalam Hitungan Hari Lagi

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 8 Juni 2021 07:01
Saudi Janji Umumkan Kepastian Haji 2021 dalam Hitungan Hari Lagi
Saudi masih melakukan pengkajian terkait perkembangan situasi di tengah pandemi.

Dream - Arab Saudi segera mengumumkan kepastian mengenai penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M dalam beberapa hari ke depan. Pengumuman akan dijalankan setelah pengkajian oleh Kerajaan Saudi dinyatakan selesai.

Menteri Media Saudi, Majid Al Qasabi, dalam konferensi pers yang digelar di Riyadh pada Minggu waktu setempat, mengatakan otoritas Saudi terus memantau perkembangan pandemi. Dia memastikan Menteri Urusan Haji dan Umroh akan segera membuat pengumunan terkait pelaksanaan haji yang dinanti muslim seluruh dunia.

Majid menegaskan, munculnya beragam varian Covid membuat evaluasi terkait ancaman bahaya penyebaran wabah ini menjadi sangat penting dan harus dilakukan secara hati-hati dan tepat.

" Kami tidak ingin haji tahun ini menjadi epicenter (pusat) penyebaran penyakit di Kerajaan maupun di dunia Islam," ujar Al Qasabi, dikutip dari Arab News.

Kementerian Urusan Haji dan Umroh Saudi sudah bekerja keras untuk meningkatkan layanan di bidang haji dan umroh di tengah situasi pandemi yang luar biasa. Penyelenggaraan haji dan umroh dibuka kembali tahun lalu setelah pengembangan model yang aman, berfokus pada penggunaan teknologi modern dan penerapan prosedur digital untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah.

1 dari 1 halaman

Pengembangan Model Tata Kelola Umroh Aman Berbasis Teknologi

Model yang berfokus pada teknologi ini termasuk aplikasi Eatmarna, yang memungkinkan pengguna mengajukan izin (izin sholat, izin umroh, dan izin shalat arbain) di masjid Mekah dan Madinah.

Lebih dari 20 juta orang telah mendapat manfaat dari aplikasi ini dan lebih dari 30 ribu telah menggunakan layanan yang disediakan oleh pusat Inaya (perawatan) di dua kota suci tersebut.

Asisten Wakil Sekretaris Kementerian Haji dan Umroh untuk jemaah haji dan umroh, Hesham Abdulmonem Saeed, mengatakan model umroh yang aman bertujuan untuk melindungi orang-orang dengan mengelola kerumunan yang pergi ke Masjidil Haram melalui slot waktu yang dipesan.

Selain itu, meningkatkan layanan yang diberikan kepada para peziarah melalui penerapan teknik paling modern untuk memenuhi kebutuhan pribadi mereka.

Dia mencatat aplikasi Eatmarna yang dikembangkan oleh Otoritas Data dan Kecerdasan Artifisial Saudi (SDAIA) juga memverifikasi kesehatan pemohon izin. Sedangkan layanan kepada jemaah haji merupakan kerja sama yang melibatkan sektor publik, swasta, dan relawan.

" Ada kerja sama berkelanjutan antara Kementerian Haji dan Umroh, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Presidensi Umum Dua Masjid Suci dan semua otoritas terkait untuk membantu jemaah dan pengunjung melakukan haji dan umrah dengan mudah," kata Saeed.

Beri Komentar