Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Palestina Dan Israel (Huffington Post)
Dream - Di tengah gejolak politik, anak-anak Palestina dan Israel bersatu dalam damai. Mereka tampak bersama-sama berlatih sepakbola dalam program Goals of Peace 2014 Summer Camp di wilayah Wadi Ara, Israel.
Dikutip Dream dari laman Huffington Post, Rabu 13 Agustus 2014, kegiatan tersebut berlangsung mulai hari Minggu hingga Rabu yang lalu. Sekitar 80 anak-anak dari Arab -Palestina- dan Israel, berusia antara 11 hingga 13 tahun, ikut dalam program itu.
Tak hanya bermain bola, anak-anak itu juga diajak berjalan-jalan sambil berdialog damai. Kamp ini disponsori oleh lembaga nirlama Amerika Serikat, Soccer for Peace, dan dihadiri oleh anak-anak Israel dan Arab.
" Piala Dunia yang baru-baru ini membuktikan bahwa sepakbola memungkinkan untuk menyatukan ribuan orang melalui satu kesamaan," demikian pernyataan dari panitia kamp ini.

Bocah Palestina dan Israel
Sumber foto: Huffington Post
Salah satu anak yang menjadi peserta kamp ini berasal dari Jenin, Tepi Barat, Palestina. Bocah Palestina ini terlihat bermain dengan dua anak lainnya. Namun mereka tidak bisa berdialog secara langsung karena perbedaan bahasa.
Mereka bercakap-cakap melalui penerjemah. Meski demikian, mereka memahami apa yang tengah mereka bincangkan. " Ini sangat indah," kata bocah Palestina itu.
Dalam kesempatan itu, anak-anak ini akan mengunjungi sinagog dan masjid di kawasan Wadi Ara itu. " Kami yakin bahwa sekarang, lebih dari sebelumnya, kamp ini akan membangun jembatan dan persahabatan yang akan membantu mengubah wajah konflik di masa depan," demikian pernyataan panitia kamp.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya