Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Osama Bin Laden (telegraph.co.uk)
Dream - Osama bin Laden dikenal sebagai sosok yang ahli dalam merancang strategi. Tidak hanya itu, dia ternyata juga sosok yang memiliki insting intelijen yang tajam.
Salah satu contohnya, dia sempat berpikir untuk pindah dari rumahnya di Abbottabad, Pakistan. Osama pun sempat menyampaikan hal itu kepada pengawalnya, Abu Ahmed Al Kuwaiti.
Entah apakah dia sudah berfirasat akan terjadi hal buruk ketika menulis maksud itu. Yang jelas, pada 2 Mei 2011, NAVY SEAL menyerbu tempat persembunyiannya dan menyebabkan Osama tewas.
Keinginan itu tertuang dalam salah satu dari sekian banyak surat yang dikirimkan Osama kepada orang-orang kepercayaannya, termasuk kepada istrinya. Surat-surat tersebut beserta sekian banyak buku koleksi Osama dibawa pasukan NAVY SEAL ke badan intelijen Amerika Serikat.
Keseluruhan dokumen tersebut kini dapat diakses pada situs milik Officer of the Direktor of National Intelligence di www.dni.gov. Situs tersebut membuat akun khusus untuk memudahkan pengunjung menemukan dokumen seputar Osama bin Laden dengan nama Bin Ladin's Bookshelf.
Melalui keterangan tertulis yang diunggah dalam situs tersebut, Deputy Director Public Affair National Intelligence Jeffrey Anchukaitis menyatakan seluruh dokumen tersebut dibuka untuk umum terhitung sejak Rabu, 19 Mei 2015. Seluruh dokumen tersebut dibuka setelah menjalani pemeriksaan oleh komunitas inteligen Amerika Serikat.