Menag Enggan Tanggapi Pernyataan Ketum PBNU

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 29 Januari 2019 11:00
Menag Enggan Tanggapi Pernyataan Ketum PBNU
Bagaimana jawaban Lukman?

Dream - Pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, terkait imam, khotib, dan Menteri Agama, harus dari kalangan Nahdliyyin menuai beragam komentar.

Meski demikian, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, rupanya tak mau ikut menanggapi pidato Said Aqil pada hari lahir Muslimat NU pada hari Minggu tersebut.

" Itu yang lain saja, supaya enggak mau makin melebar," ujar Lukman saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

Saat dihubungi Dream, Said Aqil menjelaskan bahwa pernyataan itu bukan hal yang tidak mendasar. Menurutnya, warga Nahdliyyin dianggap sudah paham mengenai rukun sholat, rukun khutbah berbagai paham keagamaan lain.

" Tajwidnya benar. Baca Quran makhrojnya benar. Paham syarat rukun sholat ngerti, dari pesantren kan, kalau dari NU itu," kata Said.

Said menegaskan, NU sama sekali tidak menginginkan jabatan strategis di pemerintahan. Menurutnya, apa yang disampaikan itu demi menyelamatkan agama.

" Bukan kemaruk jabatan, ingin menyelamatkan agama yang benar lah. Membangun agama yang bener," ujar dia.

Said pun tidak mempermasalahkan adanya protes dari pihak lain mengenai pernyataannya itu. " Ya silakan kalau ormas lain protes silakan. Itu biasa hak mereka. Itu keyakinan saya itu," kata dia.

Beri Komentar