Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Tak Ingin Kontroversi Pernyataan Ketum PBNU Melebar (Foto: Istimewa)
Dream - Pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, terkait imam, khotib, dan Menteri Agama, harus dari kalangan Nahdliyyin menuai beragam komentar.
Meski demikian, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, rupanya tak mau ikut menanggapi pidato Said Aqil pada hari lahir Muslimat NU pada hari Minggu tersebut.
" Itu yang lain saja, supaya enggak mau makin melebar," ujar Lukman saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin 28 Januari 2019.
Saat dihubungi Dream, Said Aqil menjelaskan bahwa pernyataan itu bukan hal yang tidak mendasar. Menurutnya, warga Nahdliyyin dianggap sudah paham mengenai rukun sholat, rukun khutbah berbagai paham keagamaan lain.
" Tajwidnya benar. Baca Quran makhrojnya benar. Paham syarat rukun sholat ngerti, dari pesantren kan, kalau dari NU itu," kata Said.
Said menegaskan, NU sama sekali tidak menginginkan jabatan strategis di pemerintahan. Menurutnya, apa yang disampaikan itu demi menyelamatkan agama.
" Bukan kemaruk jabatan, ingin menyelamatkan agama yang benar lah. Membangun agama yang bener," ujar dia.
Said pun tidak mempermasalahkan adanya protes dari pihak lain mengenai pernyataannya itu. " Ya silakan kalau ormas lain protes silakan. Itu biasa hak mereka. Itu keyakinan saya itu," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya