Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Menteri Agama Fachrul Razi
Dream - Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan sistem politik khilafah sudah tertolak di Indonesia. Bahkan, organisasi yang menggaungkan sistem ini, Hizbut Tahrir Indonesia, juga sudah dibubarkan.
" HTI sudah dibubarkan. Sistem politik khilafah tertolak di Indonesia. Sebab, pendiri bangsa telah bersepakat untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Fachrul melalui keterangan tertulis diterima Dream.
Pernyataan ini disampaikan Fachrul menanggapi masih adanya pihak yang mencoba menyebarkan ideologi khilafah di Indonesia.
Seperti peristiwa pada Kamis, 20 Agustus 2020, di mana sebuah lembaga pendidikan di Kecamatan Rembang, Pasuruan, Jawa Timur, didatangi sekelompok orang yang hendak bertabayyun mengenai dugaan penyebaran paham khilafah.
Fachrul menegaskan status badan hukum HTI yang tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-0028.60.10.2014 sudah dicabut lewat Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017. Sehingga HTI dinyatakan sebagai organisasi terlarang.
Fachrul kembali mengingatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia lahir atas kesepakatan para pendiri bangsa yang sudah final. Untuk disebut Islami, sebuah negara tidak harus berbentuk kekhalifahan.
Nilai-nilai Islam, terang Fachrul, tetap berkembang luas dan kuat dalam sistem republik, kerajaan atau keamiran, termasuk yang sejak dulu berjalan di Republik Indonesia.
Lebih lanjut, Fachrul mengajak umat Islam memanfaatkan momen Tahun Baru Islam 1442H sebagai untuk meneguhkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air. Sebagaimana diajarkan Rasulullah Muhammad dalam sabdanya ketika berada di perbatasan Mekah saat berangkat hijrah, diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Hibban.
Alangkah baiknya kau sebagai negeri (Kota Mekah) dan betapa cintanya diriku terhadapmu. Seandainya kaumku tidak mengusirku darimu (Mekah), niscaya aku tidak akan tinggal di kota selainmu.
" Mari kuatkan semangat hijrah untuk membangun NKRI menuju Indonesia Maju," kata Fachrul.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan