CONNECT WITH US!

Mendengar Alquran Menenangkan Jiwa? Ini Penjelasannya

Reporter : Eko Huda S | Rabu, 4 Maret 2015 11:31
Ilustrasi
Selain menenangkan jiwa, bacaan Alquran yang berirama juga memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi.

Dream - Membaca Alquran memiliki manfaat yang sangat besar terhadap kesehatan otak. Menurut sejumlah penelitian, membaca Alquran bisa meningkatkan daya ingat seseorang.

“ Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an,” kata Ustad Abdul Roziq dalam Bedah Metode Bilqis ‘Cara Cepat Membaca dan Mengiramakan Al-Qur'an’ di Jakarta, kemarin.

Tak hanya membaca. Menurut Abdul, dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seseorang, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang ketika mendengar Alquran yang berirama.

“ Manusia memiliki otak kanan dan kiri. Otak kanan berkemampuan berirama dan otak kiri untuk menghitung. Jadi membaca Alquran dengan berirama akan memperbaiki syaraf otak kanan dan kiri,” kata Abdul Roziq.

Menurut Abdul Roziq, bacaan Alquran berpengaruh hingga 97 persen dalam menciptakan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

“ Membaca Alquran dengan berirama terbukti mampu mendatangkan ketenangan bagi mereka yang mendengarkannya. Didengar jadi merdu seperti orang bernyanyi,” tambah dia.

Bagi bayi

Selain menenangkan jiwa, bacaan Alquran yang berirama juga memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Menurut Abdul Roziq, bayi yang berusia 48 jam yang dibacakan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Abdul Roziq menambahkan, jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, maka bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Laporan: Bimo Putro Prihandono

Dengarkan Dia - Bersenyawa (Acoustic Interview Part 1)