Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pesta Resepsi Pernikahan Suherwin Dengan Tiga Istrinya (Sumber: Istimewa)
Dream - Pria yang menikahi tiga perempuan di Cirebon, Jawa Barat, disebut-sebut memiliki darah biru. Dia disebut punya nama ningrat Raden Mas Bayu Segoro.
"Asli Jawa Timur. Keturunan ningrat Jawa Timur, tetapi tinggal di Cirebon," kata Safei, ayah Sholihatun Nafsah, istri ke tiga yang dinikai pria itu, Selasa 28 November 2017.
Menurut Safei, dulunya Bayu merupakan Pengageng Budaya di Keraton Kanoman Cirebon, Jawa Barat. Tetapi, saat ini Bayu memilih aktif menjadi pebisnis. "Kerjanya bisnis kaca," ucap Safei.
Meski sebelumnya telah memiliki dua istri, Safei mengatakan pernikahan Bayu tak mengagetkan. Dalam keluarganya pernikahan poligami bukan hal yang baru.
"Kalau di keluarga kami sudah biasa. (Tapi) Kalau resepsi sekaligus tiga, itu mah baru," ujar Safei.
Sementara, Nunung Nurjanah, istri pertama pria itu mengungkap nama asli suaminya. "Nama umumnya Suherwin," kata Nunung kepada Dream.
Nunung mengatakan, pemberitaan di dunia maya membuatnya bingung. "Enggak nyangka keadaannya akan seperti ini," kata Nunung.
© Dream
Dream - Pengguna media sosial kembali diramaikan rekaman pria yang duduk di pelaminan bersama tiga perempuan. Banyak warganet menyebut, pria tersebut menikahi tiga orang perempuan sekaligus.
Video yang diunggah akun Khamalludin itu memperlihatkan tiga perempuan yang masing-masing mengenakan kebaya berwarna biru, kuning, dan merah. Video tersebut direkam di Cirebon, Jawa Barat.
Dalam unggahannya Khamalludin menyertakan terjemahan dua ayat Alquran, ayat 3 Surat An-Nissa dan ayat 21 Ar-Rum.
Menurut Khamalludin, pernikahan yang dilakukan pria itu tidak langsung tiga sekaligus. Istri pertama, yang berbaju biru, dinikahi pada 2009. Sementara yang istri kedua, berbaju merah, dinikahi pada 2016.
Sedangkan, pernikahan dengan istri ketiganya baru berlangsung beberapa hari yang lalu.
Khamalludin mengatakan resepsi pernikahan dengan tiga istri itu sekaligus untuk merayakan pernikahan dengan dua istri sebelumnya.
"Yang dulu-dulu belum dirayakan jadi sekalian sekarang," kata Khamalludin.
Sementara itu, menurut akun Ahmad Hasan menjelaskan video yang dibagikan Khamalludin itu tidak untuk pamer atau menghebohkan.
"Yang meng-upload video atau foto ini tidak bermaksud memviralkan. Dia hanya bahagia atas pernikahan adik tercintanya," tulis Ahmad Hasan.
© Dream
Dream - Tren janda membuat iklan demi mendapatkan seorang suami tidak hanya terjadi di Indonesia.
Di Thailand, seorang janda berusia 65 tahun memasang iklan di depan rumahnya untuk mencari suami setelah dua kali gagal membina rumah tangga.
Alasan Sompong Chomphuprapet yang tinggal di Ubon Ratchathani itu memasang iklan karena dia merasa kesepian.
Sompong membentangkan selembar kain di pintu pagar rumahnya, dengan tulisan berbunyi, "Seorang wanita berusia 65 tahun mencari teman lelaki berusia 60 hingga 70 tahun. Saya seorang yang baik, jujur dan sehat. Sekiranya berminat hubungi di sini."
Sompong bercerita bahwa dia telah menikah dua kali tapi semua pernikahannya itu berakhir dengan perceraian.
Kata Sompong, pertama dia menikahi pria Thailand tapi bercerai karena suaminya adalah pemabuk berat.
Dia kemudian bekerja di Jerman dan menikahi pria lokal. Namun pernikahannya hanya bertahan selama 13 tahun.
© Dream
Setelah kembali ke Thailand Sompong mulai merasa kesepian. Sekarang dia ingin menemukan pria jujur yang mencintainya dan merawatnya sampai akhir hayat.
"Saya ingin pria yang baik karena hidup sendiri terasa sepi dan membuat depresi. Saya ingin menikah dengan seorang pensiunan," jelasnya.
Iklan tersebut dipasang sekitar seminggu yang lalu dan dua pria sudah menawarkan diri. Namun keduanya ditolak oleh Sompong.
Seorang kandidat ditolak Sompong karena dia tidak memiliki dana pensiun. Sementara seorang pria berusia 59 tahun lainnya hanya bekerja sebagai guru.
"Ketika guru tersebut pensiun, dia akan menerima 20.000 Baht (Rp 8,1 juta) sebulan dan setelah dikurangi semua hutangnya yang tersisa hanya 8.000 Baht (Rp3,2 juta). Saya katakan kepadanya bahwa uang tersebut tidak mampu menopang kehidupan kita berdua," katanya.

Hingga kini belum diketahui apakah Sompong sudah mendapatkan jodoh yang sesuai dengan keinginan hatinya.
(Sumber: Mynewshub.cc)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
