Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Siklon Cempaka Dideteksi Berada Di Selatan Pesisir Selatan Jawa Timur Dan Yogyakarta
Dream - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Yogyakarta dan sekitarnya pada Selasa, 28 November 2017. Hujan terjadi sejak pagi hingga siang hari.
Berdasarkan informasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejak pukul 07.00 WIB, arah selatan tenggara Pacitan dilewati siklon tropis Cempaka. Siklon tersebut bergerak ke arah timur tenggara dengan kecepatan 4 kilometer perjam dengan kekuatan diprediksi mencapai 65 kilometer perjam.
Diperkirakan hingga Rabu, 29 November 2017, siklon Cempaka akan mengarah ke 124 kilometer sebelah tenggara Pacitan dengan kecepatan 8 kilometer perjam. Kekuatan siklon Cempaka diprediksi akan menurun hingga 60 kilometer perjam.
Warga Jawa Tengah dan DIY bagian selatan diminta meningkatkan kewaspadaanya terkait potensi hujan lebat. Siklon tropis Cempaka akan meningkatkan hujan dan cuaca ekstrem. Waspadai banjir, longsor, puting beliung dan gelombang tinggi. pic.twitter.com/PQSCNnEqFP
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_BNPB)November 27, 2017
Siklon Cempaka berpotensi menyebabkan beberapa wilayah di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali, terkena hujan lebat disertai angin kencang.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Siklon Tropis Cempaka di wilayah perairan selatan Jawa Tengah mengakibatkan perubahan pola cuaca disekitar lintasannya.
"Dampak yang ditimbulkan adanya siklon tropis Cempaka berupa: Potensi Hujan Lebat di Wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur," demikianinformasi yang dimuat laman bmkg.go.id.

Selain itu, siklon ini juga berpotensi menimbulkan angin kencang hingga 30 knot di wilayah Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, dan Laut Jawa.
Selain itu juga Selat Sunda bagian Utara, perairan utara Jawa Timur hingga Kepulauan Kangean, Laut Sumbawa, Selat Bali hingga Selat Alas, Selat Lombok bagian Selatan, dan perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba.
BMKG memprediksi angin berkekuatan 37,5 kilometer per jam akan berhembus di wilayah selatan Pulau Jawa. Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi terjadi di Perairan Selatan Jawa Timur hingga Selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan di Selat Sunda bagian selatan, gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter akan muncul.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?