Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Menkes Inggris Nadine Dorries Positif Virus Corona

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 11 Maret 2020 12:00
Menkes Inggris Nadine Dorries Positif Virus Corona
Beberapa pejabat yang berinteraksi dengannya akan menjalani tes.

Dream - Menteri Kesehatan Inggris, Nadine Dorries, didiagnosis terinfeksi virus Corona, COVID-19. Hasil diagnosa ini merupakan kasus pertama anggota parlemen yang positif mengidap virus Corona.

Dorries mengaku telah mengambil semua tindakan pencegahan yang disarankan setelah mengetahui hasil tersebut. Dia telah melakukan isolasi sendiri di rumah.

Menurut laman BBC, Kementerian Kesehatan Masyarakat Inggris mulai melacak orang-orang yang telah terlibat kontak dengan Dorries. Melalui Twitter, perempuan yang mengawali karier sebagai perawat itu menulis, " Omong kosong tapi aku berharap sudah melewati yang terburuk sekarang."

Dorries mengaku khawatir dengan ibunya yang berusia 84 tahun, yang tinggal bersamanya. Sang ibu, mulai batuk pada hari Selasa pekan lalu.

Tidak diketahui berapa banyak pertemuan yang dihadiri Dorries di Westminster atau di daerah pemilihannya dalam beberapa hari terakhir.

1 dari 4 halaman

Segera Menjalani Isolasi Mandiri

Menurut Departemen Kesehatan, Dorries pertama kali menunjukkan gejala pada Kamis, hari yang sama saat dia menghadiri acara yang digelar Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Dorries mulai telah mengisolasi diri sejak Jumat.

Kantor Perdana Menteri Inggris tidak mengomentari apakah Boris Johnson telah menjalani tes kesehatan.

Saat ini pejabat di Kementerian Kesehatan Inggris, termasuk Sekretaris Kesehatan Matt Hancock, akan menjalani tes untuk virus tersebut, bersama dengan pejabat lain yang telah melakukan kontak dengan Dorries.

Hancock mencuit bahwa Dorries telah melakukan hal yang benar dengan mengisolasi diri di rumah dan berharap kondisinya membaik.

" Saya mengerti mengapa orang khawatir tentang penyakit ini. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membuat orang tetap aman, berdasarkan ilmu pengetahuan terbaik," ucap Hancock.

2 dari 4 halaman

Identitas Tersebar, Pasien Terinfeksi Corona Khawatir Tak Diterima Tetangga

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, pasien kasus-01 merasa tertekan karena identitasnya tersebar. Pasien tersebut khawatir mendapat perlakukan berbeda dari tetangganya.

" Saya sampaikan bahwa memang agak tertekan dia karena publikasi yang masih menghantui. `Kalau nanti pulang jangan-jangan saya diterima oleh tetangga, lingkungna, sebagai apa`," kata Achmad, dilaporkan Merdeka.com, Selasa, 10 Maret 2020.

Achmad mengatakan, saat ini tim medis sedang berkomunikasi dan melakukan intervensi psikologis untuk kejiwaan pasien 01. Dia menambahkan, meski masih positif Covid-19, kondisi pasien kasus 01 dalam keadaan baik.

" Kondisi klinis sudah bagus. Yang kami tunggu kasus 1 yang sampai sekarang masih positif padahal masuk hari ke tujuha," kata dia.

Sementara pada pasien 02, kata Yuri, kondisinya juga mulai membaik dan tidak ada keluhan apapun. " Kasus 02 baik, kalau tidak baik saya akan sampaikan," ujar dia.

Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

3 dari 4 halaman

Alhamdulilah, Hasil Tes Pertama dari Dua Kasus Corona Dinyatakan Negatif

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyatakan hasil tes pertama dua pasien positif corona telah dinyatakan negatif. Dua pasien tersebut yaitu pasien kasus 06 dan kasus 14.

" Bahwa kasus 06, ini sudah masuk hari kelima. Pemeriksaan sudah negatif. Artinya, kita masih menunggu pemeriksaan negatif kedua di dua hari yang akan datang," ucap Achmad, Selasa, 10 Maret 2020.

Pasien 06 ini merupakan anak buah kapal Diamond Princess.

" Ini imported case. Kita sudah mulai mengedukasi yang bersangkutan untuk melakukan self isolated. Dia menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun. Sementara waktu. Bukan artinya ndak boleh, boleh. Tetapi ditahan. Artinya dia harus pakai masker dan dia berusaha pada posisi setidaknya dua meteran," kata dia.

Tim kesehatan juga sudah mengajarkannya cara self monitoring. Artinya, dia sudah bisa perhatikan jika ada keluhan panas atau batuk.

" Dia harus melaporkan kepada petugas kesehatan. Kita akan berikan kontak petugas dan akan diawasi. Ini untuk yang kasus 06. Tetapi baru sekali negatif. Kita tunggu dua hari lagi, kalau dua hari lagi negatif maka yang bersangkutan tak perlu lagi dirawat. Mudah-mudahan ini bisa selesai," kata dia.

4 dari 4 halaman

Pasien Kasus 14

Selain itu, ada pasien kasus 14. Kondisi pasien kasus 14 dalam keadaan baik. Pada hari ketiga perawatan, pasien kasus 14 sudah dinyatakan negatif virus corona.

" Ada yang negatif juga di hari ketiga. Bahkan ini lebih cepat. karena ternyata kontaknya minimal dan kondisinya bagus banget,"

Achmad mengatakan, tim kesehatan mengalami keluhan gejala sakit. Pasien kasus 14 mengalami gejala-gejala seperti flu dan batuk.

Setelah penelusuran interaksi, kasus ini bukan dari induk atau subklaster.

" Sehingga hari ketiga ketiga tambah tiga hari sudah hari keenam atau kelima. Ini sudah menjadi negatif," ujar dia.

Pasien kasus 14 akan menjalani pemeriksaan kembali selama dua hari ke depan. Jika kondisi pasien tetap negatif, dia akan diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri.

" Kami berusaha dalam dua hari ke depan, kalau negatif akan kami pulangkan. Dan sudah kami edukasi persiapan pulang untuk self isolated," kata dia.


Sumber: Liputan6.com/Merdeka.com

Beri Komentar