Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Rudiantara (Liputan6.com)
Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyebut pembatasan penggunaan fitur di media sosial dan instant messenger efektif untuk menahan arus hoaks.
" Efektif, mengapa karena kalau kita menerima, katakan lah, pesan ada tulisan teks, ada gambar, ada video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita, video kan. Video tanpa teks dilahap aja," ujar Rudi di Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.
Dia mengatakan, saat ini literasi penggunaan media sosial di Indonesia masih minim. Sehingga apabila ada informasi yang belum diketahui keberadaannya, asal mudah terpancing dan menyebarkannya.
" Kadang-kadang karena tingkat literasi kita yang harus dititkatkan, apa saja yang ada terus dilahap," ucap dia.
Saat ini, pemerintah tengah membatasi penggunaan fitur video dan gambar yang ada di Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp dan YouTube.
Rudiantara mengaku belum mengetahui sampai kapan pembatasan ini akan dicabut.
" Tunggu kondusif, yang bisa menyatakan suasana kondusif atau tidak tentu dari pihak keamanan," kata dia.
Setelah pihak keamanan dinyatakan kondusif, Rudi berjanji akan mencabut kebijakan pembatasan ini.
" Kalau sudah kondusif kita akan buka akan fungsikan kembali fitur-fitur, karena saya sendiripun merasakan dampak yang saya buat sendiri," ucap dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

