Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Baroness Sayeeda Warsi (www.ecumenicalnews.com)
Dream - Muslimah yang duduk dalam Kabinet Inggris, Baroness Sayeeda Warsi, mundur dari jabatannya sebagai Menteri Negara untuk Persemakmuran dan Luar Negeri. Muslimah berusia 43 tahun itu kecewa dengan kebijakan negaranya yang tidak membela penduduk Gaza, Palestina, yang terus digempur Israel.
Menurut laman Al Arabiya, Selasa 5 Agustus 2014, pengunduran diri perempuan keturunan Pakistan itu ditulis melalui akun Twitter.
" Dengan sangat menyesal, pagi ini saya telah menulis surat untuk Perdana Menteri & menyatakan pengunduran diri saya. Saya tidak dapat lebih lama lagi mendukung kebijakan pemerintah atas #Gaza," demikian tulis Sayeeda Warsi.
Warsi menjadi anggota House of Lord (Majelis Tinggi) sejak 2007. Tiga tahun kemudian dia ditunjuk menjadi anggota kabinet oleh Perdana Menteri David Cameron.
Cameron memang mendapat banyak kritikan terkait kebijakan terhadap Palestina. Partai Buruh yang menjadi oposan utama telah menyampaikan kritik keras mereka karena Cameron tidak bersikap tegas mengutuk serangan Israel ke Gaza.
Pada Senin kemarin, Cameron sebenarnya telah mengeluarkan pernyataan terkait Gaza. Dia menyatakan tindakan PBB sudah benar dengan mengutuk serangan Israel ke dekat sekolah di Rafah pada hari Minggu yang menyebabkan 10 orang tewas. Namun, Cameron tidak menyatakan bahwa tindakan Israel itu termasuk tindakan kriminal atau bukan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya