Daftar Janji Kampanye Paling Dinantikan dari Anies-Sandi

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 12 Oktober 2017 08:02
Daftar Janji Kampanye Paling Dinantikan dari Anies-Sandi
Mulai pekan depan, Anies-Sandi sudah bertugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dream - Mulai pekan depan, Jakarta bakal punya pemimpin baru. Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Shalahuddin Uno akan dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin, 16 Oktober 2017. 

Bisa dibilang, pasangan ini membawa beban cukup berat. Anies-Sandi harus membuat inovasi untuk membuat Jakarta jauh lebih baik.

Sebagai pemimpin Jakarta, Anies-Sandi dituntut melampaui capaian pendahulunya yaitu pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat. Hal itu tentu tidak mudah, mengingat wajah Jakarta banyak berubah di bawah kepemimpinan dua pasangan ini.

Di sisi lain, warga Jakarta berharap banyak pasangan Anies-Sandi mewujudkan janji-janji mereka saat kampanye. Dari sekian janji, yang paling menyedot perhatian adalah soal reklamasi, penggusuran, dan pemilikan rumah dengan down payment (DP) 0 rupiah.

Reklamasi

Dalam pandangan Anies-Sandi, reklamasi tidak akan menyelesaikan masalah bagi Jakarta. Malah timbul masalah baru yaitu terlantarnya sebagian warga Jakarta karena kehilangan sumber mata pencaharian, terutama bagi para nelayan.

Reklamasi menyimpan potensi rusaknya lingkungan hidup dan akan menjauhkan pantai Jakarta dari ikan. Padahal, ikan merupakan komoditas pangan yang dibutuhkan warga Ibukota.

Pasangan ini pun menawarkan solusi untuk membangun kawasan teluk Jakarta yang lebih ramah. Salah satunya dengan meningkatkan potensi wisata di perairan Jakarta.

Ditanya soal isu reklamasi menjelang pelantikannya, Anies saat berkunjung ke Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10 Oktober 2017) seperti dikutip laman Merdeka.com mengatakan, " Nanti deh soal itu semuanya sesudah saya bertugas, sekarang saya masih warga negara biasa. Pokoknya saya nanti jawab reklamasi sesudah tanggal 16, sekarang saya enggak dulu."

DP rumah 0 rupiah

Program kampanye Anies yang tak kalah saat Pilkada DKI lalu adalah penyediaan hunian murah bagi warga Jakarta. Anies-Sandi menawarkan proyek rumah yang bisa dimiliki warga Ibukota, terutama untuk kelas ekonomi menengah ke bawah, dengan DP 0 rupiah.

Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi warga Jakarta agar bisa memiliki hunian pribadi. Pandangan ini berangkat pada kenyataan banyaknya warga Ibukota yang harus tinggal di rumah kontrakan, padahal lahir dan punya identitas Jakarta.

Melalui program ini, DP rumah ditanggung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui skema subsidi. Harga rumah yang dijual pun akan diusahakan terjangkau.

Anies kala itu mengatakan jika program DP rumah nol rupiah kemungkinan baru bisa dilakukan pada 2018. " Insya Allah 2018, nanti diumumkan detailnya, tapi untuk tahunnya insya Allah 2018. Kalau 2017 jelas enggak mungkin," kata Anies beberapa waktu lalu. 

Penggusuran

Janji lain yang juga menarik perhatian warga Jakarta adalah penggusuran. Pasangan Anies-Sandi juga menilai penggusuran, dengan alasan apapun, bukan keputusan yang bijak.

Sebabnya, penggusuran tidak sekadar memindahkan orang dari tempat lama ke tempat baru. Penggusuran juga mencabut sumber penghidupan masyarakat.

Pasangan pemimpin ini menilai revitalisasi kampung di bantaran sungai sebagai langkah yang paling tepat. Anies mendasarkan hal ini pada pengalaman masyarakat yang tinggal di pinggir Kali Code, Yogyakarta. Tanpa harus digusur, masyarakat bisa membangun sendiri lingkungannya.

Dalam kunjungan ke DPRD DKI Jakarta, Anies juga sempat membahas soal program kota tanpa kumuh. Diakuinya, Jakarta masih banyak memiliki kampung sebagai tradisi rumah nusantara.

" Tetapi kalau dikombinasikan kumuh maka muncul permasalahan, dari situ implikasinya luar bisa. Makanya meniadakan kumuhnya tetapi jangan meniadakan kampungnya kerena kampung bagian tradisi," katanya.

(Sah/Berbagai sumber)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik