Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Peningkatan status kebencanaan Gunung Agung tidak hanya berdampak kepada pengungsian manusia, tetapi juga pengungsian hewan.
Menurut catatan Dinas Peternakan dan kesehatan hewan, terdapat sekitar 20.000 ekor sapi yang berada di daerah rawan. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 5.600 ekor sapi yang berada di pos penampungan.
“Pemindahan ternak diperlukan agar pemiliknya tidak masuk ke zona rawan dengan alasan mencari rumput atau melihat ternaknya,” ujar I Ketut Nata Kusuma, Koordinator Satgas Peternakan dan kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali.
“Saat ini telah disiapkan sekitar 41 pos penampungan peternak. Pos penampungan berada di Kota Denpasar dan sisanya tersebar di enam kabupaten lain di bali,” lanjutnya.
Kata Nata Kusuma, keengganan peternak memindahkan ternak mereka ke penampungan karena khawatir ternak mereka mengalami cidera saat pemindahan dan sulit mencari pakan.
Menyikapi hal tersebut, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mengirimkan bantuan pakan ternak sebanyak 74 Ton Pakan Sapi ke Posko Logistik Tanah Ampo. Pengiriman pakan sapi tersebut dilakukan JAPFA secara bertahap untuk menjaga pasokan ketersediaan pakan sapi.
“JAPFA memberikan bantuan dalam bentuk 24 ton pakan konsentrat dan sekitar 50 ton pakan hijauan untuk sapi. Bantuan akan diberikan bertahap agar di setiap pos penampungan akan terdapat supply yang stabil," ujar R. Artsanti Alif, Head of Corporate Communication & Social Investment Department PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) dalam keterangan tertulis, Rabu 11 Oktober 2017.
Selain memberikan bantuan pakan untuk para peternak sapi, JAPFA juga telah melakukan evakuasi ayam milik peternak di sekitar Kabupaten Karangasem.
“JAPFA juga telah melakukan evakuasi ayam-ayam milik peternak mitra segera setelah peningkatan status kebencanaan Gunung Agung," imbuh Rachmat Indrajaya, Corporate Affairs Director JAPFA.
Usaha penyelematan ayam peternak, merupakan upaya untuk tetap memperhatikan pendapatan peternak selama di masa pengungsian. Meskipun mereka berada di pengungsian, peternak tetap akan mendapatkan penghasilan.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS