Gibran Rakabuming Keliling Toko Kembalikan Uang Pungli: `Saya Mohon Maaf`

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 3 Mei 2021 14:00
Gibran Rakabuming Keliling Toko Kembalikan Uang Pungli: `Saya Mohon Maaf`
Gibran turut meminta maaf kepada warga yang terkena pungutan liar (pungli) berkedok zakat.

Dream - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada Minggu, 3 Mei 2021 mendatangi kawasan pertokoan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon. Kedatangannya terkait adanya pengaduan praktik pungutan liar (pungli) berkedok zakat.

Gibran didampingi Camat Pasar Kliwon Ari Daryanto, mendatangi beberapa toko di Jalan Dr. Rajiman Solo Kelurahan Gajahan, untuk mengembalikan uang sesuai hasil pungutan antara Rp50.000 hingga Rp100.000 pertoko. Ia juga meminta maaf kepada warga yang dipungut dana tersebut.

" Lain kali kalau ada yang meminta uang jangan dikasih ya. Yang boleh menarik zakat itu Baznas. Jangan takut, foto saja orangnya, kirim ke saya," kata Gibran kepada salah seorang pegawai, dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, Senin 3 Mei 2021.

" Saya dengan Pak Camat mengembalikan uang yang kemarin. Saya mohon maaf," ujar dia.

1 dari 3 halaman

Lurah Dibebastugaskan

Dia kemudian melanjutkan berkeliling ke toko lain. Nilai dari pemberian uang itu bervariasi di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu yang tersebar di 145 titik dengan total uang masuk sebesar Rp 11,5 juta.

Apapun alasannya, lanjut dia, tidak diperbolehkan memungut uang dengan dalih zakat maupun THR (tunjangan hari raya).

Terkait dengan Lurah Gajahan yang mengeluarkan imbauan untuk pemberian THR tersebut, Gibran menegaskan akan membebastugaskannya.

“ Kita itu membiasakan sesuatu yang sudah benar, jangan membenarkan sesuatu yang sudah biasa. Tradisi pungli kok dibiarkan, kan nggak bisa. Harus dipotong, nggak boleh seperti itu,” jelas Gibran dikutip dari merdeka.com, Senin 3 Mei 2021.

 

2 dari 3 halaman

Akan Cek di Kelurahan Lain

Dia mengaku akan mengecek ke kelurahan lainnya, apakah kondisi yang sama juga terjadi. Gibran yakin jika satu daerah sudah terbongkar, maka daerah lainnya akan terdeteksi juga.

“ Kita itu pelayan publik, harusnya tidak seperti ini. Dalam suratnya itu zakat, sedekah, itu haknya Baznas. Itu sudah menyalahi aturan. Lurah ikut tandatangan, itu makin salah,” ujarnya.

Kepada warga maupun pata pengusaha, Gibran meminta agar tidak segan-segan untuk menolak jika ada pungutan serupa.

“ Jangan takut untuk menolak. Meskipun ada tanda tangan lurah, tanda tangan siapa,” pungkas dia.

 

 

3 dari 3 halaman

Videonya

Berikut momen Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sambangi pertokoan kembalikan uang pungli

 

      View this post on Instagram      

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo)

 

Beri Komentar