Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Konferensi Pers Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan Di Gedung PP Muhammadiyah (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menggelar Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, pada 23-24 Mei 2016. Konvensi yang digelar terbuka ini untuk mencari solusi demi kemajuan Indonesia.
Menurut Ketua PP Muhammadiyah bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Litbang Muhadjir Effendy, konvensi nasional itu bersifat terbuka.
" Jadi konsen kami nasional dengan tema Indonesia berkemajuan. Kami mengundang tokoh dari lintas agama, profesi dan masyarakat sipil," kata Muhadjir, di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Mei 2016.
Konvensi itu, Muhadjir mengatakan, terinspirasi dari semangat Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei. Dari konvesi itu, dia berharap akan munculnya rumusan strategi untuk mengatasi masalah-masalah bangsa.
" Kami ingin mengawinkan antara best practice dan teori-teori dari semua pakar di bidangnya, kemudian akan kami rumuskan strategi," ucap dia.
Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam konvensi nasional ada tiga fokus bidang yang akan didiskusikan. Tiga fokus tersebut dipilih karena berhubungan dan berkelindan dengan masalah persoalan daya saing bangsa.
" Kami ingin fokus memberikan masukan pada tiga bidang itu karena waktunya sangat terbatas, cuma dua hari. Untuk itu, kami sangat selektif menentukan pembicara," kata Mu'ti.
Konvesi tersebut rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Beberapa tokoh agama dan cendekiawan, semisal, Syafii Maarif, KH Hasyim Muzadi dan Romo Franz Magnis Susesno.
Selain nama-nama tersebut, beberapa pemimpin daerah seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Walikota Bandung Ridwan Kamil juga dijadwalkan mengisi sesi diskusi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya