Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
KH Idham Chalid Dan Buya HAMKA, Tokoh NU Dan Muhammadiyah Yang Bersahabat (Ngelmu.co)
Dream - Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, dua ormas Islam terbesar di Indonesia ini memang banyak memiliki perbedaan. Khususnya soal praktik ibadah, yang masing-masing punya dasar kuat.
Namun demikian, bukan berarti perbedaan tersebut menjadi pemecah. Bahkan banyak tokoh dari dua ormas Islam ini punya hubungan yang akrab.
Pun demikian, soal perbedaan amalan juga tidak menjadi persoalan besar. Ruang toleransi pun terbuka, seperti dicontohkan dua tokoh besar yaitu KH Idham Chalid dari NU dan Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA).
Dikutip dari NU Online, dua tokoh ini dulu melaksanakan haji bersama dalam satu kapal. Keduanya pun bergantian menjadi imam sholat di atas kapal.
Yang menarik yaitu ketika sholat Subuh. Sudah menjadi pemahaman umum NU selalu membaca doa Qunut pada rakaat ke dua, sementara tidak demikian dengan Muhammadiyah.
NU diketahui sebagai ormas Islam pengikut Mazhab Syafi'i. Dalam pandangan Mazhab tersebut, Qunut merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan dan apabila ditinggalkan baik lupa maupun sengaja, orang yang sholat dianjurkan untuk sujud Sahwi.
Hal ini tidak berlaku pada Muhammadiyah. Sebab, Muhammadiyah berpandangan Qunut bukanlah sunah dalam sholat Subuh.
Meski begitu, dua tokoh ini tidak mempersoalkannya. Kiai Idham pun tidak membaca Qunut ketika sedang mengimami sholat Subuh.
Ketika Buya HAMKA menjadi imam, dia pun membaca Qunut. Ini demi menghargai paham lain.
Tidak ada yang meragukan kemampuan keduanya dalam hal pengetahuan agama. Tetapi, kedua justru tidak sibuk berdebat urusan dalil apalagi menyatakan diri paling benar.
Menyambut Ramadan, Dream punya program baru nih. Namanya Dream Ngaji. Program ini disiarkan secara live stream lewat Instagram bersama Ustaz KH Muhammad Nur Hayid.
Selama satu jam, kita akan banyak belajar soal agama. Kamu juga bisa tanya atau konsultasi seputar keagamaan lho.
Ikuti live stream Dream Ngaji pada Kamis, 25 Maret 2021 pukul 16.00-17.00 WIB. Jangan sampai ketinggalan ya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya