Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ancaman teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) belakangan telah sampai di Indonesia. Melihat hal itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya terorisme gaya baru ini.
" Muhammadiyah mengimbau pemerintah, baik Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Badan Intelejen Negara dan TNI untuk waspada ekspansi ISIS ini dalam konteks radikalisme politik," ujar Haedar di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin, 23 November 2015.
Menurut dia, pemerintah perlu cermat melihat segala kemungkinan teror. Dia berharap pemerintah menggandeng semua elemen masyarakat untuk solid mencegah potensi munculnya teror di Indonesia.
" Pemerintah dan aparat keamanan harus akurat, jangan salah prediksi. Untuk itu, masyarakat dan pemerintah harus solid menangkal ideologi radikal yang masuk. Jangan sampai kejadian di Perancis atau Timur Tengah terulang," tegas dia.
Untuk elemen masyarakat, Haedar secara tegas juga mengimbau untuk tidak menggunakan kebebasan berekspresi sebagai celah dan dukungan terhadap masuknya ISIS.
" Pada dasarnya masyarakat Indonesia itu moderat. Tapi jangan sampai ini menjadi celah masuknya ISIS," harap dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya