7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa`adi
Dream - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi mendorong pemerintah segera mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, Hubei, China. Cara itu bertujuan untuk melindungi kesehatan WNI.
" Jika dimungkinkan dan sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar kebijakan pemerintah setempat, maka langkah evakuasi harus segera dilaksanakan agar warga negara Indinesia dapat selamat," ujar Zainut dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Januari 2020.
Zainut mengharapkan masyarakat Indonesia diharapkan senantiasa memperhatikan imbauan pemerintah mengenai bahaya berpergian ke China. Imbauan yang dikeluarkan tersebut hendaknya ditaati masyarakat.
MUI juga berharap pemerintah Indonesia melakukan pelarangan warga negara asing yang wilayahnya sudah terjangkit virus Corona Wuhan, khususnya warga China yang akan masuk ke Indonesia.
" Hal ini semata untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona di Indonesia," kata dia.
Kepada Kementerian Kesehatan dan Ditjen Imigrasi, MUI mengimbau untuk melakukan pemeriksaan di bandara dan pelabuhan internasional, sebagai pintu masuk warga negara asing ke Indonesia.
Lebih lanjut, Zainut mengimbau kepada umat Islam untuk senantiasa mengonsumsi makanan yang halal. Sehingga, kesehatan tetap terjaga dengan baik. Apabila makanan yang dikonsumsi baik, maka akan dapat meningkatkan imunitas tubuh yang dapat menangkal segala macam virus.
" Jika ada gejala sakit segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit agar segera diobati," ujar dia.
Dream - China bergerak cepat menangani para pasien yang terjangkit wabah virus corona Wuhan. Salah satunya dengan mendirikan rumah sakit khusus.
Menariknya, rumah sakit tersebut berdiri dalam waktu kurang dari 48 jam. Saat ini, rumah sakit yang terletak di dekat Kota Wuhan, Provinsi Hubei ini telah beroperasi.
Rumah sakit itu awalnya merupakan bangunan kosong. Gedung itu lantas disulap menjadi fasilitas perawatan darurat dengan kapasitan 1.000 tempat tidur.
Sejumlah pasien terjangkiti virus corona pun telah dipindahkan ke rumah sakit yang kini dikenal sebagai Pusat Medis Regional Gunung Dabie itu. Kloter pertama dipindahkan pada Selasa, 28 Januari 2020 pukul 10:30 malam waktu China.
Melansir World Of Buzz, proses konstruksi sendiri dilakukan sangat cepat dan seefisien mungkin melalui kerja sama beberapa perusahaan kontruksi, utilitas, dan petugas kepolisian.

Lebih dari 500 pekerja dan lusinan kendaraan berat bekerja tanpa lelah selama dua hari dua malam untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit tepat waktu.

Pemerintah setempat diketahui membuat program pembangunan rumah sakit itu pada hari Jumat lalu. Pekerjaan konstruksi baru dimulai pada hari berikutnya.
Sedangkan pada Senin kemarin, seluruh bagian rumah sakit mulai dari bangunan, tempat tidur, pasokan air, listrik dan internet yang stabil sudah tersedia dan siap digunakan.
Dalam video dari China's Cover News terlihat bagaimana staf medis berlatih guna membiasakan diri sebelum pasien pertama datang.

Dengan lebih dari 132 korban yang meninggal dan lebih dari 6000 kasus orang yang terinfeksi hingga saat ini, menyebabkan rumah sakit di seluruh China mengalami kekurangan pasokan tenaga medis.
Rumah sakit tidak hanya dipenuhi pasien virus corona yang terus bertambah setiap harinya. Tetapi juga para praktisi medis sendiri yang ikut terjangkit hingga tak sadarkan diri akibat kelelahan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?