7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin
Dream - Majelis Ulama Indonesia akan memilih ketua umum baru menggantikan Ma'ruf Amin. Pemilihan ketua umum dan pengurus baru ini menjadi salah satu agenda dalam Musyawarah Nasional MUI ke-10.
Ketua Steering Committee Munas MUI ke-10, KH Abdullah Jaidi, mengatakan pemilihan kepengurusan periode 2020-2025 dijalankan nanti malam dengan membentuk tim formatur. Setelah terbentuk, tim formatur segera bersidang menyusun kepengurusan.
" Tim formatur akan dipilih nanti malam, lalu malam ini juga mereka akan sidang, memilih dewan pimpinan harian dan dewan pertimbangan MUI yang kemudian diplenokan hasilnya malam ini juga," kujar Kiai Jaidi, dalam laman resmi MUI.
Kiai Jaidi mengatakan tim formatur terdiri dari 17 anggota. Di antaranya terdapat pengurus demisioner (letak masa jabatan) seperti Ketua Umum, KH Ma'ruf Amin, Sekretaris Jenderal dan Ketua Dewan Pertimbangan.
Selain itu, anggota tim formatur juga terdiri dari utusan MUI provinsi, perwakilan ormas di bawah naungan MUI, utusan perguruan tinggi juga utusan pesantren.
" Ada juga tujuh orang itu dari MUI provinsi dari tujuh zona, dan dari 14 peserta ormas yang hadir offline (luar jaringan/luring) akan dipilih lima orang, lalu satu utusan dari perguruan tinggi dan satu utusan dari pesantren," kata Kiai Jaidi.
Tugas tim formatur nantinya tidak hanya memilih ketua umum dan mandataris saja. Tim ini juga bertugas menentukan 22 nama untuk menjabat sebagai Dewan Pimpinan dan tujuh nama di Dewan Pertimbangan MUI.
Kiai Jaidi mengatakan pemilihan pengurusan MUI tidak dipengaruhi politik nasional dan lebih mengutamakan asas musyawarah mufakat. Ini karena MUI merupakan wadah ulama yang menjadi panutan umat.
" Kita tegaskan bahwa pemilihan ketua umum tidak ada bias politik, karena kita bukan partai politik," kata dia.
Beberapa nama masuk dalam daftar bursa ketua umum MUI. Di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar, Sekjen MUI demisioner Anwar Abbas, serta Wakil Ketua Umum MUI demisioner KH Muhyiddin Djunaidi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?