Akhirnya, UEA Gelar Sholat Jumat Perdana di Masa Pandemi

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 26 November 2020 15:01
Akhirnya, UEA Gelar Sholat Jumat Perdana di Masa Pandemi
Pembukaan masjid juga dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dream - Uni Emirat Arab kembali membuka masjid untuk sholat Jumat mulai 4 Desember 2020, setelah lama ditutup akibat pandemi Covid-19. Pembukaan ini diiringi dengan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Otoritas Manajemen Kedaruratan, Krisis, dan Bencana Nasional (NCEMA) menyatakan pembukaan kembali masjid merupakan langkah pengecualian yang diambil, setelah melalui penelitian oleh lembaga UEA untuk melanjutkan kembali aktivitas keagamaan di tempat ibadah.

" Dewan Fatwa UEA mengeluarkan fatwa yang mewajibkan semua kelompok masyarakat untuk mematuhi instruksi kesehatan dan keamanan yang dikeluarkan pemerintah untuk menangkal penularan dan penyebaran Covid-19. Dilarang melakukan pelanggaran dengan cara apapun," demikian pernyataan NCEMA, dikutip dari Alarabiya.

Pencegahan virus corona dijalankan dengan beberapa langkah seperti pembatasan jumlah jemaah hanya 30 persen dari kapasitas masjid, termasuk jemaah di teras, muazin. 

1 dari 2 halaman

Khutbah Dibatasi 10 Menit

Kemudian menerapkan jaga jarak dua meter di antara para jemaah, dan aturan keluar masuk masjid.

" Untuk Sholat Jumat, masjid diizinkan membuka pintu 30 menit sebelum sholat dimulai dan menutup pintu 30 menit setelah sholat selesai," lanjut pernyataan tersebut.

Pencegahan lainnya dengan membatasi waktu khutbah hanya 10 menit, pekerja masjid dan relawan harus mengelola sistem masuk dan keluar jemaah. Selain itu, jemaah diharuskan memakai masker dan membawa alat sholat sendiri dan dilarang berbagi serta meminjamkan kepada orang lain.

" Kami ingin menekankan para jemaah membaca Alquran pribadi atau dari aplikasi ponsel pintar, termasuk mengunduh aplikasi kesehatan UEA dan mengaktifkannya saat menghadiri sholat di masjid," lanjut pernyataan tersebut.

2 dari 2 halaman


Selain itu, jemaah diharuskan wudhu di rumah. Sementara kelompok lansia, anak-anak, orang berpenyakit kronis, dan penderita sistem kekebalan lemah diharuskan tetap sholat di rumah.

" Penutupan tempat wudhu, toilet, dan ruang sholat perempuan tetap berlanjut dan kami mengumumkan perubahan setiap lima waktu sholat selama 15 menit sebelum azan dan 10 menit setelah azan, kecuali sholat Magrib, yang akan disampaikan lima menit sebelum azan," NCEMA menyatakan.

Tak hanya itu, NCEMA juga melarang distribusi makanan dan air di dalam masjid. Sementara masjid dan gereja di kawasan industri tetap ditutup

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar