Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana membuat semua hasil penelitian yang pernah dilakukannya dapat diakses secara gratis di Internet.
Langkah ini membuat para penggemar ilmu pengetahuan dan calon astronot bergembira. Sebab, selama ini, NASA membuat akses tersembunyi dari hasil riset yang dilakukannya.
" Di NASA, kami sedang merayakan kesempatan pada perluasan akses portofolio publikasi ilmiah dan teknis kepada dunia luar," kata Deputi Administrator NASA Dava Newman, dikutip Dream dari laman The Telegraph, Senin, 22 Agustus, 2016.
" Melalui akses terbuka dan inovasi, kami mengundang masyarakat luas untuk bergabung dalam misi menjelajahi Bumi, udara dan ruang," kata dia.
Pemerintahan Presiden Barack Obama telah meminta lembaga keilmuan untuk membuat penelitian lebih mudah diakses agar bisa meningkatkan daya tarik dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Sejak 2013, Pusat Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih meminta sejumlah lembaga ilmu pengetahuan, termasuk NASA, untuk meningkatkan akses pada penelitian mereka.
Hasil penelitian itu nantinya akan tersedia di sebuah laman khusus. Penelitian yang didanai oleh NASA akan diunggah pada Pubspace beserta tahun publikasinya.
" Membuat penelitian kami lebih mudah diakses akan memberi dampak besar bagi penelitian kami selanjutnya," kata Kepala Ilmuwan NASA Ellen Stofan.
Rencanananya, tak hanya NASA yang akan membebaskan askes pengetahuan ke publik secara gratis. Uni Eropa pada 2020 rencananya juga akan membuka semua hasil penelitian para ilmuwannya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya